Las Vegas, VIVA – Kabar mengejutkan datang dari dunia tinju internasional. Legenda hidup Filipina, Manny Pacquiao, memastikan akan kembali naik ring menghadapi mantan juara dunia kelas welter ringan asal Rusia, Ruslan Provodnikov. Duel dua petinju senior ini dijadwalkan berlangsung pada 18 April 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat.
Pertarungan ini menjadi laga kedua Pacquiao sejak memutuskan kembali dari masa pensiun empat tahun. Pada Juli tahun lalu, petinju berjuluk PacMan tersebut sempat menandai comeback-nya dengan hasil imbang mayoritas melawan juara dunia WBC kelas welter, Mario Barrios.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis promotor, Pacquiao menegaskan motivasi terbesarnya tetap sama sejak awal karier: membawa nama Filipina di panggung dunia.
“Saya membawa Filipina bersama saya setiap kali bertarung. Dukungan dari negara saya dan para penggemar di seluruh dunia terus menginspirasi saya,” ujar Pacquiao dalam keterangan resminya yang dikutip Rabu, 18 Februari 2026.
- Twitter Manny Paquiao
Laga kontra Provodnikov akan digelar di Thomas dan Mack Center, arena ikonik yang menjadi saksi banyak pertarungan besar era 1990-an sebelum munculnya MGM Grand Garden Arena dan T-Mobile Arena sebagai panggung utama tinju Las Vegas.
Bagi Pacquiao, kembali bertarung di kota yang turut membesarkan reputasinya memiliki makna emosional tersendiri.
“Kembali ke Las Vegas sangat berarti bagi saya, dan saya senang bisa bekerja dengan tim yang fokus menciptakan pengalaman kelas dunia bagi para penggemar. Saya kembali untuk memberi mereka pertarungan hebat dan saya siap,” kata Pacquiao.
Legenda 8 Divisi yang Terus Menantang UsiaPacquiao sempat mengumumkan pensiun pada 2021 sebelum akhirnya kembali ke ring pada 2025. Di luar olahraga, ia juga dikenal sebagai tokoh publik berpengaruh di Filipina, pernah menjabat senator periode 2016–2022 dan mencalonkan diri sebagai presiden pada 2022.
Karier tinju Pacquiao sendiri nyaris tanpa tandingan dalam sejarah. Ia merupakan satu-satunya petinju yang berhasil menjadi juara dunia di delapan divisi berbeda. Pada 2019, ia juga mencatat rekor sebagai juara dunia kelas welter tertua pada usia 40 tahun.
Sepanjang karier profesionalnya, Pacquiao membukukan 62 kemenangan, delapan kekalahan, dan tiga hasil imbang dari total 73 pertarungan. Pengakuan atas prestasinya semakin lengkap setelah ia terpilih masuk International Boxing Hall of Fame kelas 2025.





