Komitmen Polda Riau dalam mendukung commander wish Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjamin keselamatan dan kehadiran sekolah di pelosok daerah menunjukkan hasil nyata. Hingga saat ini, Satgas Darurat Pembangunan Infrastruktur Polda Riau melaporkan sebanyak 14 jembatan serta fasilitas pendidikan dan air bersih telah tuntas dikerjakan 100 persen.
Pencapaian ini merupakan bagian dari operasi kemanusiaan skala besar yang melibatkan 250 personel gabungan dari Satbrimob, Ditpolairud, Ditsamapta, dan Polres jajaran di bawah semangat ,Melindungi Tuah, Menjaga Marwah'.
Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya pemerataan aksesibilitas bagi masyarakat pedesaan. Selain infrastruktur jembatan, Polda Riau juga merampungkan renovasi sekolah, antara lain di Kuala Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir, lengkap dengan penyediaan sumber air bersih (sumur bor).
"Target utama kita adalah memastikan tidak ada lagi anak sekolah yang harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai dengan infrastruktur yang rapuh. Kini, jembatan-jembatan 'Merah Putih' ini siap mempermudah langkah mereka meraih masa depan," ujar Kombes Ketut dalam keterangannya, Rabu (18/2/2026).
Hingga saat ini, Polda Riau telah merampungkan jembatan di 14 titik dari total target di 26 titik. Salah satunya jembatan dengan panjang 27,5 meter di Desa Gobah, Kabupaten Kampar, kemudian jembatan gantung 34 meter di Dusun Tanjung Betung, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), kemudian jembatan MTsN Jamaatul Darussalam Sinaboi di Kabupaten Rokan Hilir.
Pembangunan jembatan sepanjang 30 meter di Gang Danau Toba, Kota Dumai juga telah rampung 100 persen. Selain itu, jembatan di Koto Gasib dan Kampung Rawang Air Putih, Kabupaten Kuansing, serta jembatan di Kepulauan Meranti, dan 2 jembatan lain di Kabupaten Inhil dan Inhu juga telah rampung 100 persen.
Selain 14 titik yang sudah rampung, Satgas juga tengah menggesa penyelesaian 13 titik lainnya yang saat ini berada pada tahap krusial, antara lain: jembatan Desa Sangau (Kuansing): 99% (tahap pemasangan plakat), jembatan Lubuk Agung (Kampar): 98% (tahap pengecoran kolong), jembatan Desa Bukit Batu (Bengkalis): 97% (pemasangan pagar), dan jembatan Sri Meranti (Pekanbaru): 95%.
Meskipun menghadapi kendala cuaca hujan dan rusaknya peralatan teknis seperti mesin molen di beberapa titik, para personel di lapangan terus bekerja selama 6 hingga 12 jam per hari untuk memastikan sisa pembangunan selesai tepat waktu.
Kehadiran infrastruktur baru ini diharapkan dapat membangkitkan roda perekonomian desa dan memberikan rasa aman bagi masyarakat pelintas di seluruh wilayah hukum Polda Riau.
Lihat juga Video: Kementerian PU Kebut Pembangunan Jembatan Bailey di Aceh
(mea/jbr)





