Takut Berat Badan Naik saat Puasa Ramadan 2026? Simak Saran dari Dokter Spesialis Gizi

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.IDTips cegah berat badan naik saat puasa ramadan 2026. Simak saran dari dokter spesialis gizi.

Selain untuk beribadah, banyak juga orang yang memanfaatkan momen puasa di bulan Ramadhan untuk menurunkan berat badan. Namun, ternyata tak sedikit juga orang yang berat badannya justru meningkat selama puasa.

Dokter ahli gizi, Luciana B. Sutanto, memberikan sejumlah saran agar berat badan tidak bertambah selama menjalankan ibadah puasa. Walau puasa sering dianggap mampu membantu menurunkan berat badan karena pola makan menjadi lebih jarang, kenyataannya ada sebagian orang yang justru mengalami kenaikan berat badan.

Menurut dr. Luciana, kondisi tersebut bisa terjadi karena jumlah kalori yang dikonsumsi melebihi kebutuhan tubuh, khususnya saat bulan puasa. Salah satu faktor pemicunya ialah rendahnya asupan sayuran dalam menu harian.

"Yang sering terjadi pada saat puasa adalah asupan sayur yang kurang. Sayur bermanfaat memberi rasa kenyang, dengan kandungan kalori rendah," ujar Luciana, Selasa (18/3/2025) seperti dikutip dari Antara.

Di samping itu, bertambahnya berat badan saat puasa juga bisa disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi minuman manis secara berlebihan serta minimnya aktivitas fisik.

Sementara itu, untuk menghindari kenaikan berat badan selama berpuasa, dokter spesialis gizi klinik tersebut menganjurkan agar tetap disiplin mengatur waktu makan dan menerapkan pola makan yang sehat serta seimbang.

"Mengonsumsi takjil dengan minum cukup dan makan kecil, buka puasa makan lengkap harus dilengkapi sayur," katanya.

Ia turut menganjurkan agar pada malam hari cukup mengonsumsi camilan dalam porsi secukupnya. Sedangkan saat sahur, sebaiknya memilih menu dengan kandungan gizi yang lengkap dan seimbang.

Dalam satu porsi makan, dianjurkan terdapat komposisi makanan bergizi, mulai dari lauk yang mengandung protein dan lemak, buah-buahan sebagai sumber serat serta vitamin, makanan pokok berkarbohidrat, hingga sayuran yang kaya serat, vitamin, dan mineral dengan takaran yang proporsional.

Selain itu, dr. Luciana juga menegaskan pentingnya rutin berolahraga guna menjaga keseimbangan kalori sehingga berat badan tetap terkontrol selama menjalani puasa.

 

"Olahraga sebaiknya dijadwalkan teratur agar tetap terjadi keseimbangan kalori," tutupnya.

Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 melalui sidang isbat yang diselenggarakan di Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/2/2026).

“Sidang isbat telah selesai dilaksanakan. Awal Ramadhan 1447 H jatuh pada hari Kamis 19 Februari 2026 ” ujar Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers usai sidang, dikutip dari Kompas.com.

Sidang tersebut dihadiri sejumlah lembaga dan perwakilan masyarakat, di antaranya Komisi VIII DPR RI, Majelis Ulama Indonesia, BMKG, BRIN, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam dan pesantren. Pelibatan berbagai unsur ini menandakan bahwa penentuan awal Ramadhan dilakukan secara bersama-sama dengan dasar pertimbangan ilmiah.

Keputusan pemerintah tersebut berbeda dengan penetapan PP Muhammadiyah yang sebelumnya telah menentukan 1 Ramadhan 1447 H pada 18 Februari 2026. Penetapan versi Muhammadiyah menggunakan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dengan prinsip satu hari satu tanggal yang berlaku secara internasional.

Perbedaan awal Ramadhan ini muncul akibat perbedaan metode yang digunakan. Muhammadiyah menerapkan hisab murni berbasis kalender global yang telah ditentukan jauh hari sebelumnya.

Meski sama-sama mengacu pada perhitungan astronomi, pendekatan fikih dan sistem penetapan yang dipakai berbeda. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau umat Islam agar menyikapi perbedaan awal Ramadhan dengan bijak serta tetap saling menghormati.

“Di situlah sebagai ruang ijtihad tentu tak perlu saling menyalahkan satu sama lain, dan satu sama lain juga tidak merasa paling benar sendiri,” kata Haedar dalam keterangan tertulis. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wagub DKI: Perputaran Ekonomi Jakarta Tembus Rp 9 Triliun Saat Imlek 2026
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Jelang Ramadan, Pengawasan Stok dan Harga Daging di Sarolangun Diperketat
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Strategi Bank Jakarta Pecut Inklusi Keuangan
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Terkait Kasus DJKA
• 20 jam lalusuara.com
thumb
KDM: Bangun Infrastruktur Itu Mudah, Ini yang Bikin Berat..
• 17 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.