Manuver Internet Rakyat Milik Emiten Hashim (WIFI): Jangkau 5 Juta Pelanggan

katadata.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge, emiten milik Hashim Djojohadikusumo, meluncurkan layanan Internet Rakyat (IRA) secara komersial melalui anak usahanya, PT Telemedia Komunikasi Pratama. Layanan ini berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) 1,4 GHz.

WIFI meluncurkan internet Rakyat demi mendukung target Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menghadirkan layanan internet berkecepatan hingga 100 Mbps dengan harga maksimal Rp 147.000 per bulan. Hal itu sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital No. 13 Tahun 2025.

Direktur Solusi Sinergi Digital sekaligus Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama, Shannedy Ong, mengatakan keunggulan spektrum 1,4 GHz memberikan daya jangkau yang kuat untuk penetrasi indoor. Hal ini memastikan konektivitas internet yang stabil bagi rumah tangga, khususnya di Pulau Jawa, Maluku dan Papua.

“Dengan target 5.500 site aktif pada tahun 2026 serta arah yang jelas untuk menjangkau lebih dari 5 juta pelanggan, kami menghadirkan fixed broadband 5G yang terjangkau bagi masyarakat mulai hari ini,” ucap Shannedy dalam keterangannya, Kamis (19/2).

Adapun internet Rakyat menghadirkan layanan fixed broadband 5G yang terjangkau bagi masyarakat luas. Paket yang ditawarkan dibanderol Rp100.000 per bulan dengan kecepatan unduh hingga 100 Mbps, unlimited tanpa batas kuota, gratis biaya instalasi, serta gratis sewa modem.

Melalui skema ini, masyarakat dapat langsung menikmati akses internet berkecepatan tinggi secara praktis dan cepat. Pendaftaran layanan dapat dilakukan melalui aplikasi IRA di Google Play Store, situs resmi perusahaan, maupun melalui sales resmi di area layanan.

Skala Infrastruktur: 5.500+ Site di Region-1

Adapun WIFI menargetkan pengembangan jaringan pada 2026. Pengembangan itu bakal mencakup lebih dari 5.500 site aktif di Region-1 yang meliputi Jawa, Maluku, dan Papua. Implementasi ini menjadi salah satu rollout awal 5G Fixed Wireless Access (FWA) terbesar di kawasan.

Selain itu jaringan IRA juga terintegrasi dengan backbone fiber nasional milik WIFI demi memastikan kapasitas backhaul yang kuat, stabil, dan siap mendukung ekspansi dalam skala besar.

Pemanfaatan frekuensi 1,4 GHz memberikan keunggulan dari sisi teknis, khususnya dalam penetrasi sinyal ke dalam ruangan. Dengan keunggulan itu, jaringan mampu menghadirkan koneksi yang lebih kuat dan stabil di dalam bangunan maupun kawasan padat penduduk.

Keunggulan internet rakyat menjadi sangat relevan bagi rumah tangga kelas menengah ke bawah di wilayah urban dan semi-urban dengan kualitas layanan internet sangat bergantung pada kekuatan sinyal di dalam rumah. Optimalisasi spektrum 1,4 GHz sekaligus menunjukkan efisiensi penggunaan frekuensi untuk mendukung ekspansi layanan fixed broadband yang terjangkau dan berskala luas.

Sebelumnya WIFI memenangkan lelang pita frekuensi 1.4 GHz Broadband Wireless Access (BWA) untuk Region 1 yang mencakup Pulau Jawa, Papua, dan Maluku. 

Adapun Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Tim Seleksi 1.4 GHz menetapkan anak usaha Surge, PT Telemedia Komunikasi Pratama, sebagai pemenang untuk Region 1 dengan nilai penawaran sebesar Rp 403,76 miliar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aksi Farhan Halim Disorot Federasi Bola Voli Dunia, Bintang Timnas Voli Indonesia Banjir Pujian
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Anggaran Tak Memadai, Program Gentengisasi Masih Dikaji untuk Hunian Tetap Bencana Sumatera
• 14 jam laluidxchannel.com
thumb
Waspada Penipuan dan Modus Catut Nama Ditjen Pajak
• 10 jam lalueranasional.com
thumb
20 Contoh Kata-Kata Menyambut Ramadan 2026 Penuh Doa dan Semangat
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Masjid Agung At-Tin: Sambut Ramadhan 1447 H, Momentum Perkuat Iman dan Perbanyak Kebaikan
• 13 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.