REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bakal meliburkan tukang ojek, becak hingga delman dua pekan jelang Lebaran 1447 Hijriah. Kebijakan itu dilakukan untuk meminimalisasi potensi kemacetan selama arus mudik lebaran berlangsung.
"Tadi pak kapolda memberikan masukan beberapa titik untuk diakomodir agar sopir angkot, tukang becak, tukang ojek tidak beroperasi sepekan menjelang hari raya dan kemudian sepekan setelah hari raya," ucap dia di Mapolda Jabar, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga
Anggota DPRD Sumsel dan Anaknya Dicduk Kejaksaan Terkait Suap Rp 1,6 Miliar
BP BUMN Ungkap Alasan Antam dan PTBA Kembali Dapat Status Persero
KPK Harap Menag tak Sampai Harus Dipanggil Soal Dugaan Gratifikasi Fasilitas Jet Pribadi
Ia mengaku sudah mengingatkan kepada Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat terkait potensi kemacetan selama arus mudik lebaran 1447 Hijriah. Dedi menyebut titik rawan kemacetan dan keberadaan tukang ojek, angkot, tukang becak, delman dan lainnya harus segera diidentifikasi.
"Kalau kemarin titiknya baru terbatas di wilayah Garut, Subang, Indramayu, Cirebon, kemudian Lembang, kemudian Puncak," kata dia.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)