Cuaca Ekstrem, 4 Kabupaten/Kota di DIY Terdampak Bencana Hidrometeorologi

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Yogyakarta: Puluhan titik bencana hidrometeorologi terjadi akibat cuaca ekstrem di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu, 18 Februari 2026. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebut sebaran titimnya terdapat tiga empat kabupaten/kota. 

"Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada hari ini merata di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta sehinga menimbulkan dampak di berbagai titik," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Agustinus Ruruh Haryanta.

 Dampak cuaca ekstrem di DIY. Dokumentasi/TRC BPBD DIY

Kabupaten Bantul menjadi daerah terdampak paling luas dengan sebaran di 25 titik di 7 kecamatan, yakni Kasihan, Sewon, Bantul, Sanden, Pleret, Jetis, dan Sedayu. Dampak cuaca ekstrem di Kabupaten Bantul ini antara lain 12 lokasi akses jalan terganggu, dan 14 rumah rusak.

Kabupaten Sleman menyusul dengan dampak cuaca ekstrem di 19 titik lokasi dengan sebaran di 8 kecamatan, yakni Berbah, Gamping, Kalasan, Minggir, Moyudan, Pakem, Prambanan, dan Sleman. Rincian dampak cuaca ekstrem itu mencakup 11 pohon tumbang, 3 akses jalan terganggu, 2 titik talud longsor, 2 titik tebing longsor, 1 jaringan listrik, 1 tempat usaha dan 13 rumah rusak. 

"Kabupaten Gunungkidul terjadi dampak cuaca ekstrem di 6 kapanewon (kecamatan) yaitu Wonosari, Semanu, Patuk, Nglipar, Karangmojo dan Panggang. Dampak cuaca ekstrem menyebabkan 12 pohon tumbang, 6 rumah rusak, 2 akses jalan terganggu, 6 jaringan listrik,  2 Jaringan internet dan 1 kendaraan," katanya. 

Baca Juga :

BNPB Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Pulau Jawa Hingga 21 Februari
Semantara itu, dampak cuaca ekstrem di Kota Yogyakarta terjadi di 7 titik lokasi dengan sebaran di Kecamatan Ngampilan, Wirobrajan, Umbulharjo, Mantrijeron dan Danurejan. Dampak-dampak itu yakni menyebabkan 6 pohon tumbang, 1 dahan patah, 2 akses jalan kampung terganggu, 1 rumah rusak, 1 jaringan telepon, 1 jaringan PJU dan 1 jaringan wifi. 

Agustinus menyatakan asesmen dan penanganan dampak cuaca ekstrem masih dilakukan. Selain BPBD di kabupaten/kota, juga melibatkan relawan hingga masyarakat sekitar lokasi terdampak. 

"Saat ini proses penanganan dan pendataan masih dilakukan. Data bersifat sementara, dapat berubah sesuai update terbaru," ucapnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo dan Trump Teken Tarif Dagang RI-AS Besok, Harap Ada Penurunan
• 10 jam laludetik.com
thumb
Video: APDESI Bangun Desa dan Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 8% Prabowo
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ramadan 2026, Satlantas Polres Jember Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Ketat di Kawasan Kampus
• 19 jam lalurealita.co
thumb
Prabowo: Indonesia dan AS Sudah Mencapai Kesepakatan Tarif Resiprokal
• 6 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Takaichi resmi terpilih kembali sebagai PM Jepang
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.