JAKARTA, KOMPAS.com – Perjalanan kereta rel listrik (KRL) Commuter Line rute Bogor–Jakarta pada hari pertama puasa, Kamis (19/2/2026), terasa berbeda dari biasanya. Meski padat penumpang, ritme perjalanan lebih tenang pada momen awal bulan Ramadhan ini.
Pantauan Kompas.com di Stasiun Bogor, antrean tap in maupun tap out kartu lebih lancar dibanding hari-hari biasa. Kereta yang dioperasikan KAI Commuter tiba tepat waktu dan langsung dipenuhi penumpang.
Di dalam gerbong, suasana cenderung hening. Sebagian penumpang membaca, menatap ponsel, atau memandang keluar jendela tanpa banyak berinteraksi. Beberapa lainnya berdiri sambil memeluk tas atau memejamkan mata sejenak.
Kepadatan mulai terasa ketika kereta mendekati Stasiun Manggarai, titik transit utama. Penumpang tetap berdiri rapat, tetapi berbeda dari hari biasa, tidak terdengar keluhan atau dorongan.
Baca juga: Hari Pertama Ramadhan, Stasiun Tanah Abang Lebih Lengang dari Biasanya
Salah satu penumpang, Wafa (27), karyawan swasta yang setiap hari menempuh rute Bogor–Jakarta, mengaku merasakan perbedaan suasana perjalanan pada hari pertama puasa.
“Ini masih pagi, buka puasa masih lama. Mungkin orang lebih milih tidur,” kata Wafa.
Ia menambahkan, banyak penumpang yang masih mengantuk karena harus bangun lebih awal untuk sahur, sehingga suasana di dalam kereta terasa lebih tenang dari biasanya.
“Kelihatan banyak yang masih menahan kantuk. Mungkin harus bangun buat sahur, terus bangun lagi buat kerja,” ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang