RI Tak Pernah Gagal Bayar Utang, Prabowo Ingin Bisnis dengan AS Makin Erat

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto memamerkan salah satu pencapaian ekonomi Indonesia depan para pengusaha Amerika Serikat (AS). Di sana, Prabowo pamer bahwa Indonesia tak pernah gagal bayar utang.

Hal ini disebut Prabowo dalam pertemuannya dengan Kamar Dagang AS (USCC), US-ASEAN Business Council (USABC), dan The United States Indonesia Society (USINDO).

“Kami telah mengelola ekonomi kami dengan bijaksana selama bertahun-tahun. Kami tidak pernah gagal bayar sekalipun dalam sejarah kami. Kami tidak pernah gagal membayar utang kami,” kata Prabowo dalam pertemuan di Washington DC, AS pada Rabu (18/2) waktu setempat.

Ia juga menjelaskan, Indonesia memang memiliki tradisi untuk menepati suatu komitmen. Bahkan, jika pun utang yang ada berasal dari masa pemerintahan yang memiliki jalur politik yang berbeda.

“Bahkan pemerintahan-pemerintahan berikutnya akan selalu menghormati utang dari pemerintahan sebelumnya, meskipun mereka mungkin merupakan lawan politik yang keras satu sama lain. Tradisi dalam masyarakat kami adalah menghormati kewajiban kami,” ujarnya.

Prabowo ingin hubungan Indonesia dengan AS berjalan baik di semua bidang termasuk ekonomi. Ia juga menyebut saat ini Indonesia telah memiliki fondasi ekonomi yang kuat. Hal itu menurut Prabowo juga sudah diakui oleh dunia.

“Indonesia memiliki banyak potensi. Kami menyadari dan saya rasa kawasan ini juga menyadari bahwa Indonesia bukan lagi raksasa yang tertidur. Kami mulai bangun. Saya rasa kawasan ini, bahkan dunia, kini mengakui bahwa kami memiliki fondasi ekonomi yang kuat,” kata Prabowo.

Walau demikian, Prabowo juga mengakui bahwa Indonesia masih memiliki beberapa persoalan seperti kemiskinan, kelaparan dan malnutrisi pada anak-anak. Namun demikian, Prabowo berkomitmen untuk mengatasi persoalan tersebut.

Untuk itu, salah satu hal yang dilakukan oleh Prabowo pada pemerintahannya adalah perbaikan tata kelola dan efisiensi.

“Saya telah berdiskusi dengan anggota senior dari banyak korporasi Amerika beberapa jam yang lalu, dan di sana saya menekankan bahwa pemerintah saya menyadari kekuatan serta kelemahan kami. Kami mengakui kelemahan kami. Kami bertekad untuk menciptakan pemerintahan yang lebih efisien. Kami bertekad untuk mewujudkan tata kelola yang baik,” ujarnya.

Selain itu, Prabowo juga berkomitmen untuk menciptakan generasi baru yang memiliki pendidikan tinggi, terlatih dan memiliki kemampuan tata kelola serta pemecahan masalah yang baik.

Ingin Perusahaan AS Tingkatkan Produksi Alkes di Indonesia

Di hadapan para pengusaha AS itu, Prabowo juga menginginkan salah satu perusahaan AS yakni General Electric (GE) untuk meningkatkan produksi alat kesehatan (alkes) mereka di Indonesia. Saat ini, GE memang sudah melakukan produksi alat medis di Indonesia.

“Di sini saya rasa juga terdapat peluang bagi AS. Saya rasa General Electric juga membangun peralatan medis di Indonesia dan kami berharap mereka akan meningkatkan produksi mereka,” kata Prabowo.

Untuk itu, Prabowo juga berkomitmen bahwa pemerintah akan mendukung hal tersebut. Ia juga sudah mengkoordinasikan kendala birokrasi yang ada.

“Kami akan mendukungnya. Sempat ada kendala birokrasi, namun kami menyelesaikannya dengan sangat cepat. Saya juga menerima masukan beberapa jam lalu dari beberapa korporasi yang mengeluhkan lambatnya solusi atas masalah mereka,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Mau Eksekusi Paksa Hotel Sultan, Begini Nasib Para Pekerja
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi saat Ramadhan? Ini Aturannya Agar Tak Dehidrasi dan Ganggu Lambung
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Ramadan Tanpa Pusing! Bupati Andi Rosman Jamin Stok Sembako Aman agar Warga Wajo Fokus Beribadah!
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Project Windless, Proyek Game RPG Open-World dari Novel Fantasi Korea
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Sektor Keuangan Tumbuh Menjanjikan, Kontribusi ke Ekonomi Makin Besar
• 53 menit lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.