Purbaya Menolak Usulan IMF, Tarif Pajak RI Tetap Stabil

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nisa Alfiani

TVRINews, Jakarta

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana menaikkan tarif pajak dalam waktu dekat. Kebijakan tersebut, menurutnya, akan dipertimbangkan setelah kondisi perekonomian nasional menunjukkan penguatan yang signifikan.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya menanggapi rekomendasi International Monetary Fund (IMF) yang mengusulkan peningkatan bertahap Pajak Penghasilan (PPh) 21 sebagai salah satu opsi pembiayaan untuk mendukung investasi publik.

“Rekomendasi IMF tentu menjadi masukan yang baik. Namun sebelum ekonomi kita benar-benar kuat, kami tidak akan mengubah tarif pajak,” ujar Purbaya dalam keterangan yang dikutip, Kamis (19/2/2026).

Ia menekankan, strategi pemerintah saat ini bukan menaikkan tarif, melainkan memperluas basis pajak dan menutup celah kebocoran penerimaan negara.

“Kami fokus pada ekstensifikasi, memperbaiki kepatuhan, serta menutup potensi kebocoran pajak. Itu yang menjadi prioritas,” katanya.

Menurut Purbaya, langkah tersebut ditempuh agar defisit anggaran tetap terkendali tanpa menambah beban masyarakat maupun pelaku usaha. Pemerintah juga terus mendorong pertumbuhan ekonomi agar penerimaan pajak meningkat secara alami.

“Yang saya pastikan adalah ekonomi harus tumbuh lebih cepat. Dengan pertumbuhan yang lebih tinggi, penerimaan pajak otomatis meningkat, sehingga tekanan terhadap defisit bisa ditekan,” tuturnya.

Pemerintah berharap strategi tersebut dapat menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendukung momentum pemulihan dan penguatan ekonomi nasional.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KONI Pusat Paparkan Arah Persiapan PON 2028, DKI Jakarta Siap Bantu Venue
• 23 jam lalueranasional.com
thumb
Google I/O Digelar 19-20 Mei, Siap Umumkan Update Gemini hingga Kacamata Pintar
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Menhub Siapkan 255 Kapal Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026, Bisa Tampung 6,15 Juta Penumpang
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Waktu Bedug Magrib di Jakarta, Bandung, Bogor, Bekasi Hari Ini 18 Februari
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
KAI Commuter Berlakukan Kebijakan Berbuka Puasa di KRL Selama Ramadan
• 23 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.