Pantau - Jannik Sinner memperpanjang catatannya menjadi 50 kemenangan beruntun melawan petenis di luar Top 50 sejak kekalahannya di Cincinnati 2023 setelah menundukkan Alexei Popyrin pada ajang Qatar ExxonMobil Open di Doha.
Unggulan kedua itu meraih kemenangan dua set langsung dengan skor 6-3, 7-5 dalam waktu 85 menit untuk memastikan tiket perempat final turnamen level ATP 500 tersebut.
Sinner tetap tampil tenang sepanjang laga dan tidak menghadapi satu pun break point menurut statistik ATP meski Popyrin memberikan perlawanan ketat terutama pada set kedua dengan total 16 winner.
"Saya menghormati setiap pemain, tetapi saya selalu mencoba memainkan tenis terbaik saya," ujar Sinner terkait pencapaiannya melawan petenis di luar Top 50.
"Peringkat, pada akhirnya, hanyalah angka. Semua orang bermain dengan kualitas tinggi. Terutama ketika lawan tidak banyak yang harus dipertaruhkan, Anda harus selalu tetap sangat fokus,” tambahnya.
Ia juga mengatakan, "Saya merasa memulai dengan sangat baik di set pertama, tidak banyak masalah dengan servis saya,".
Sinner melanjutkan, "Tapi setelah itu saya sedikit kesulitan. Saya merasa dia meningkatkan level permainannya dan saya sedikit kehilangan ritme dan kepercayaan diri.".
"Saya hanya mencoba untuk berjuang keras. Saya sangat senang. Anda harus menemukan cara yang berbeda untuk memenangi pertandingan," tegasnya.
Turnamen di Doha menjadi ajang pertama Sinner sejak kekalahan lima set dari Novak Djokovic pada semifinal Australian Open.
Ia menargetkan gelar ATP 500 ketiga secara beruntun setelah sebelumnya menjuarai turnamen di Beijing dan Wina pada Oktober.
Sinner berpotensi bertemu petenis nomor satu dunia Carlos Alcaraz dalam babak ke-17 persaingan mereka jika keduanya terus melaju.
Namun sebelum itu, Sinner harus menghadapi unggulan keenam sekaligus finalis 2024 Jakub Mensik di perempat final.
Mensik melaju setelah mengalahkan Zhang Zhizhen dengan skor 6-3, 6-2.
Petenis berusia 20 tahun itu sebelumnya menjuarai Brisbane pada Januari dan naik ke peringkat 13 ATP yang menjadi peringkat tertinggi dalam kariernya.
Di bagian undian yang sama terdapat Jiri Lehecka dan Arthur Fils yang akan saling berhadapan di perempat final.
Lehecka melaju usai mengalahkan Zizou Bergs dengan skor 6-2, 6-1.
Fils menundukkan rekan senegaranya Quentin Halys dengan skor 6-1, 7-6(7).
Arthur Fils kini bekerja sama dengan juara Wimbledon 2001 Goran Ivanisevic yang pernah melatih Marin Cilic, Novak Djokovic, dan Stefanos Tsitsipas.
Fils yang baru kembali dari cedera punggung selama delapan bulan saat ini memiliki catatan imbang 1-1 dalam pertemuan melawan Jiri Lehecka.




