JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menandatangani kesepakatan tarif dagang dengan Amerika Serikat pada 19 Februari 2026.
Hingga saat ini, tarif impor AS untuk Indonesia masih berada di level 19 persen dan belum ada perubahan.
“Rencana kalau sesuai jadwal di tanggal 19. Untuk sementara belum ya. Untuk sementara belum ada perubahan,” kata Prasetyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
BACA JUGA:Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, Istana Akui Sudah Sistemik
BACA JUGA:Purbaya Sebut Gugatan Anggaran MBG Lemah, Berpotensi Ditolak MK
Meskipun tak ada pembahasan pemangkasan tarif dari 19 persen, tetapi pemerintah Indonesia masih berharap tarif impor tersebut dapat ditekan lebih rendah dari yang ditetapkan AS.
"Tapi tentunya mari kita semua berharap barangkali nanti di dalam pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Trump mungkin ada perubahan yang itu bermanfaat bagi bangsa dan negara kita," ujarnya.
"Tidak ada briefing ya kalau mengenai penginnya ke angka berapa. Mungkin kita hanya melihat negara-negara lain aja, kalau ada yang bisa turun 18 persen, ya mungkin kita pengin turun ke 18 persen, tapi kan bukan kita yang menentukan hal tersebut," pungkasnya.
Sebagai informasi, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Amerika Serikat (AS) pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 11.55 waktu setempat.
Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan mendarat di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC.
BACA JUGA:Ketua BEM UGM Terima Ancaman Usai Kritik Pemerintah, Istana: Sampaikan Kritik dengan Santun
BACA JUGA:BNPB Catat 28 Bencana Alam dalam Dua Hari, 185 Rumah Terdampak
Kedatangan Presiden Prabowo tampak disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan RI Washington Marsma TNI E. Wisoko Aribowo, dan Maintenance Group Commander Colonel Gary Charland.
Selepas itu, Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama berada di Washington DC.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa dalam kunjungannya ke AS kali ini, Presiden Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump.
- 1
- 2
- »





