Sudah lebih dari 3 tahun warga Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, hidup dalam rasa cemas akibat bencana tanah longsor yang menimpa desanya.
Tiga tahun yang lalu, longsor hanya terjadi di jalan utama yang juga menghubungkan Ungaran-Mranggen, Demak. Kini jalan itu putus total dan menyisakan jurang terbuka sepanjang 300 meter dengan kedalaman hampir 100 meter.
Pantauan kumparan, Kamis (19/2), area longsoran akhirnya juga merembet ke kebun milik warga yang jaraknya hanya 30 meter dari perkampungan terdekat.
Salah satu warga sekitar, Umi Maftuhah (48) mengaku kini ia hidup dalam rasa was-was dan ketakutan. Rumahnya hanya berjarak 50 meter dari posisi longsor.
"Iya semakin parah minggu lalu masih ada jalannya sekarang putus total. Selasa kemarin longsor lagi, tambah lebar sampai merembet ke kebun warga. Rumah saya jaraknya cuma tinggal 50 meter," ujar Umi, Kamis (19/2).
Setiap kali hujan deras tiba dan itu berlangsung lama, ia dan tetangga-tetangga kampungnya bersiaga. Tidur pun tak pernah bisa lagi nyenyak.
"Kalau hujan deras terus lama kaya kemarin itu rasanya was was. Takut. Tidur juga nggak nyenyak," jelas dia.
Selama ini tidak ada solusi konkret dari pemerintah daerah, ataupun provinsi. Padahal lokasi itu telah ditinjau berkali-kali oleh bupati hingga gubernur.
"Iya tidak ada solusinya cuma kemarin itu warga diminta ngungsi. Tapi kami bingung mau ngungsi di mana, mbok kalau gitu disediakan tempat sekalian," keluh Umi.
Ia juga mempertanyakan mengapa alat Early Warning System (EWS) yang dipasang di dekat lokasi tidak berbunyi ketika terjadi longsor minggu ini.
"Saya heran kenapa pas kemarin longsor alatnya nggak berbunyi. Apa rusak atau kenapa saya nggak tahu. Ya harapannya kalau rusak diperbaiki dan ada solusi dari pemerintah," ucap Umi.
Hal senada juga dikatakan warga lainnya Heri, longsor kembali terjadi pada minggu ini usai hujan deras yang mengguyur wilayah ini. Jalan yang longsor itu panjangnya sekitar 300 meter.
"Iya bergerak lagi kemarin kan hujan deras seharian. Ini yang longsor sekitar 300 meter jalannya jadi jurang kaya gini. Kasihan warga terutama yang rumahnya dekat. Semoga ada solusi," kata Heri.





