Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan harga cabai keriting di Jakarta naik gara-gara suplai menurun. Dia mengatakan kuantitas cabai dari daerah lain ke Jakarta menurun akibat hujan.
"Memang terjadi kenaikan cabai keriting karena suplai dari Jawa maupun Sulawesi Selatan kuantitasnya mengalami penurunan karena hujan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Dia mengatakan curah hujan tinggi berdampak pada produksi dan distribusi cabai ke Jakarta. Dia yakin suplai cabai bisa normal 2 minggu mendatang.
"Saya yakin dalam satu-dua minggu ke depan harga cabai di Jakarta bisa normal kembali," ujarnya.
Pramono juga menyiapkan langkah untuk mengontrol harga cabai di pasar. Dia mengatakan Pemprov DKI akan membeli cabai langsung dan menjualnya kepada pengecer sehingga harga ke konsumen tetap terkendali.
"Kami akan membeli cabai kemudian menjual kepada pengecer atau pedagang, memberikan keuntungan Rp 5 ribu supaya harganya terkontrol. Kalau ini kita lakukan, saya yakin inflasi di Jakarta bisa kita kontrol," ujarnya.
(bel/haf)




