Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan vaksin human papillomavirus (HPV) kepada anak laki-laki usia 11 tahun mulai tahun depan. Manfaat vaksin ini untuk mencegah kanker penis, anus, dan kutil kelamin yang disebabkan virus HPV tipe 6, 11, 16, dan 18.
Vaksin yang diberikan untuk usia 15 tahun sebanyak 2 dosis dan untuk usia di atas 15 tahun tiga dosis. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, membeberkan tiga target atau sasaran Kemenkes RI dalam mencapai eliminasi kanker serviks.
Target itu antara lain 90 persen anak perempuan dan laki-laki diimunisasi HPV sebelum usia 15 tahun, 75 persen wanita usia 30-69 tahun yang pernah dilakukan skrining dengan tes DNA HPV, dan 90 persen perempuan dengan lesi pra-kanker ataupun dengan kanker yang invasif mendapatkan tatalaksana.
Baca Juga :
3.944 Warga Aceh Utara Terserang ISPA Usai Banjir dan Longsor
"Diharapkan 90 persen anak perempuan dan laki-laki mendapatkan vaksinasi HPV yang dapat memberikan perlindungan kepada mereka," ujar Nadia.
Kemenkes memastikan vaksin HPV aman dan tidak menyebabkan kemandulan. Vaksin HPV bukanlah upaya tunggal dalam pencegahan kanker leher rahim.
Ilustrasi vaksin. Foto: Metrotvnews.com
Program ini mencakup rangkaian strategi yang terkoordinasi dan komprehensif. Selain vaksinasi, edukasi perilaku serta informasi mengenai skrining, diagnosis, dan tata laksana penyakit juga menjadi fokus. Pendekatan ini membantu membangun pemahaman yang lebih baik tentang pencegahan dan penanganan kondisi ini.
WHO sendiri merekomendasikan jadwal satu atau dua dosis untuk anak perempuan berusia 9-14 tahun, jadwal satu atau dua dosis untuk anak perempuan dan perempuan berusia 15-20 tahun, dan dua dosis dengan selang 6 bulan bagi perempuan yang berusia di atas 21 tahun. Tujuannya untuk menurunkan angka kejadian kanker leher rahim menjadi 4 per 100.000 penduduk per tahun pada tahun 2030 dan program imunisasi HPV memiliki dampak global yang signifikan. Langkah ini tidak hanya mengurangi beban penyakit, tetapi juga melindungi generasi mendatang dari risiko yang serius.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455513/original/092734800_1766671302-Cucun.jpeg)
