Persib Bandung tersingkir dari ACL Two usai kalah agregat dari tim Thailand, Ratchaburi FC, dengan skor 1-4 di babak 16 besar. Pada leg kedua yang digelar Rabu (18/2) Persib cuma menang 1-0, setelah di leg pertama kalah 0-3.
Di pertandingan kedua, Persib juga harus bermain dengan 10 pemain sejak akhir babak pertama. Uilliam Barros Pereira melakukan pelanggaran keras yang berbuah kartu merah.
Usai pertandingan, pemain Persib, Andrew Jung, menilai bahwa kartu merah itu jadi faktor besar kegagalan Persib. Menurutnya, dengan situasi 10 lawan 11 orang akan sulit untuk Persib bisa mengejar defisit gol.
"Babak pertama kami bermain dengan baik. Kami punya peluang, kami mencetak gol. Lalu setelah itu, dengan 10 lawan 11 tentu lebih sulit untuk menang. Dan itu saja. Kami tersingkir, tapi ya, seperti yang pelatih bilang, kami kalah di pertandingan pertama. Bukan sekarang. Bukan hari ini," kata Andrew Jung usai laga.
Hal serupa juga dikatakan oleh Coach Bojan Hodak. Ia cukup yakin, andai Persib tak kartu merah, maka bisa menang besar dan lolos ke perempat final.
"Saya pikir dalam 45 menit itu kami bermain cukup baik. Mereka bertahan dengan 10 pemain, tetapi kami berhasil mencetak gol, satu gol kami dianulir, dan ada beberapa peluang lagi. Dan saya percaya kalau kami bermain dengan 11 pemain, kami akan lolos," ujar Hodak.



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2022%2F12%2F20%2F447cd531-bea9-4cf7-ac91-21167a2ed0fb.jpeg)

