Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah tiga tahun hiatus dan menjalani wajib militer, boy group asal Korea Selatan, Bangtan Sonyeondan (BTS) akhirnya buka suara dalam wawancara grup perdana mereka dengan majalah GQ belum lama ini. Grup yang terdiri dari tujuh member itu bakal menampilkan sisi dewasa di album terbaru mereka yang akan segera rilis.
Dalam edisi terbaru yang terbit Februari 2026, RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook tampil bersama untuk pertama kalinya sejak mengumumkan jeda pada 2022. Wawancara ini sekaligus menjadi penanda resmi kembalinya grup terbesar di dunia itu ke panggung global.
Salah satu pengakuan paling mengejutkan datang dari sang leader BTS, RM. Ia mengungkapkan tekanan besar menjelang comeback membuatnya sempat memikirkan pembubaran grup.
"Tekanannya sangat besar," ujar RM dalam wawancara tersebut, mengutip GQ, Kamis (19/2/2026).
Ia mengaku sempat sulit tidur dan mempertanyakan apakah BTS sebaiknya berhenti atau lanjut. Pengakuan ini sempat mengguncang ARMY ketika pertama kali disampaikan lewat siaran langsung di platform komunitas Weverse, namun kini dijelaskan lebih detail dalam wawancara resmi tersebut.
Meski begitu, para member menegaskan tidak pernah benar-benar kehilangan komitmen terhadap grup. "Kami debut sebagai tim. Itu identitas inti kami," kata V.
Setelah seluruh member menyelesaikan wajib militer pada 2025, mereka memilih berkumpul di Los Angeles dan tinggal serumah selama dua bulan untuk fokus menggarap album baru. Grup yang debut pada 2013 itu bercerita, mereka bekerja enam hari seminggu yang terdiri dari latihan fisik pagi hari, makan siang bersama, lalu masuk studio dari siang hingga malam.
Pengalaman ini disebut "kembali ke awal" sebab persis seperti masa trainee sebelum debut, saat mereka masih jauh dari status superstar global. Selama hiatus, masing-masing anggota merilis proyek solo dengan warna yang berbeda.
Dari hip-hop eksperimental, pop global, hingga balada reflektif, fase ini membuat mereka tumbuh sebagai musisi sekaligus individu. Menurut Suga, album terbaru BTS akan terdengar berbeda dari rilisan sebelumnya.
"Kalian akan melihat sisi yang lebih dewasa dari BTS," ujarnya.
RM menyebut proyek kali ini lahir dari fase kebingungan dan pencarian arah baru, namun justru menemukan "sepotong emas" di tengah proses tersebut. Dan comeback BTS kali ini dinilai sebagai salah satu yang paling dinanti dalam sejarah musik pop modern.
Hampir enam tahun sejak album studio terakhir sebagai grup penuh, ekspektasi publik sangat tinggi. Namun dalam wawancara itu, para member tampak lebih fokus pada kebersamaan dibanding ambisi penghargaan.
Ketika ditanya soal Grammy, RM menjawab lebih santai dibanding beberapa tahun lalu. "Kami akan mencoba. Kalau dapat, syukur. Kalau tidak, tidak apa-apa," kata leader dengan nama asli Kim Namjoon itu.
(hsy/hsy)




