Penanaman Pohon untuk Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim di Lingkungan Masyarakat

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin Gelombang 115 melaksanakan program kerja individu berupa penanaman pohon di Posyandu Anyelir 1, Kelurahan Manggala, Rabu (21/1/2026). Program ini melibatkan pengurus RT/RW dan warga sekitar sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung pelestarian lingkungan serta penguatan ketahanan iklim di tingkat lokal.

Kegiatan tersebut dilatarbelakangi meningkatnya dampak perubahan iklim di kawasan permukiman, seperti kenaikan suhu udara, berkurangnya tutupan hijau, serta menurunnya kualitas lingkungan akibat minimnya ruang terbuka hijau, khususnya di wilayah perkotaan. Penanaman pohon dinilai sebagai langkah sederhana namun strategis dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim melalui peningkatan ruang hijau, penyerapan karbon dioksida, serta perbaikan kualitas udara.

Sebelum penanaman, mahasiswa memberikan edukasi kepada warga mengenai tujuan dan manfaat kegiatan tersebut. Dijelaskan bahwa pohon berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menurunkan suhu lingkungan, meningkatkan daya serap air tanah, serta memberikan manfaat ekologis dan ekonomis bagi masyarakat. Penyampaian dilakukan secara komunikatif agar mudah dipahami dan mendorong partisipasi aktif warga.

Selanjutnya dilakukan penyerahan simbolis bibit tanaman kepada pihak RT/RW sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga dan merawat tanaman. Sebanyak enam jenis bibit ditanam, yakni salam, sirsak, jeruk nipis, jambu biji, ketapang kencana, dan tabebuya. Jenis tanaman tersebut dipilih karena memiliki manfaat beragam, baik sebagai tanaman peneduh, tanaman produktif, maupun tanaman hias yang dapat memperindah lingkungan sekitar Posyandu Anyelir 1.

Aksi penanaman dilakukan di area sekitar posyandu dan lingkungan permukiman warga. Mahasiswa bersama warga menentukan titik tanam yang strategis, menggali lubang sesuai ukuran bibit, serta memastikan posisi akar dan penimbunan tanah dilakukan dengan benar agar tanaman dapat tumbuh optimal. Kegiatan diakhiri dengan penyiraman awal sebagai langkah perawatan pertama.

Mahasiswa juga memberikan edukasi singkat mengenai perawatan tanaman, seperti penyiraman rutin, pemberian pupuk organik, dan perlindungan dari hama.

Penanggung jawab kegiatan, A. Fadillah Meivita Andi Bangki, berharap program penanaman pohon ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai bentuk adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Curhat ke Media Korea: Megawati Hangestri Berjuang Hadapi Gegar Budaya, Ini Rahasia Suksesnya di Red Sparks
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
China Larang Setir Model Yoke Mulai 2027, Kenapa?
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Ramadan di Ponpes Waria Al-Fatah: Mencari Tuhan di Tengah Stigma dan Sunyi
• 28 menit lalusuara.com
thumb
3 Kiat Memilih Lipstick Sesuai Undertone agar Riasan Tidak Terlihat Kusam
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Mari Elka Pangestu Bersyukur Bisa Rayakan Imlek Secara Terbuka di Indonesia | GAGAS RI
• 15 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.