Lini Belakang PSM Kocar-kacir, Tomas Trucha Warning Pasukan Ramang: Tampil Solid atau Dipermalukan Persija Jakarta!

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Pertahanan PSM Makassar kocar-kacir jelang laga melawan Persija Jakarta. Tomas Trucha memberi peringatan keras agar Pasukan Ramang tampil solid. Jika tidak waspada, skuad Juku Eja berisiko dipermalukan di Jakarta International Stadium (JIS).

Menjelang duel krusial di Super League Jumat (20/2/2026), Tomas Trucha menyoroti hilangnya kekompakan barisan belakang timnya. Ia menilai kekalahan sering terjadi karena pemain gagal menjaga fokus pada momen-momen penting.

“Kita harus kembali ke hal-hal mendasar tentang bagaimana bertahan secara kompak dan rapat. Kami kehilangan poin di momen krusial hanya karena detail kecil yang terlupakan,” ujar Trucha dengan nada tegas.

Salah satu poin evaluasi utama adalah posisi garis pertahanan PSM yang dinilai terlalu dalam. Pelatih asal Ceko ini mengaku tidak pernah menginstruksikan para pemain untuk bermain sedalam itu, seperti yang terjadi saat kontra Dewa United.

Trucha membandingkan dengan performa saat melawan Semen Padang dan PSBS Biak yang mulai menunjukkan grafik positif. Namun, tren tersebut justru menurun, karena pemain cenderung menunggu lawan terlalu dekat dengan gawang.

“Saya ingin pemain sudah memberikan tekanan sejak lawan melewati garis tengah. Dengan bertahan di area tengah, kita memaksa lawan untuk balik bertahan. Bukan justru kita yang terus digempur,” jelasnya.

Trucha secara blak-blakan menyebut performa babak pertama di laga terakhir sangat buruk. Banyaknya kesalahan individu membuat lawan leluasa mengancam gawang PSM. Ia bahkan menyebut keberuntunganlah yang menyelamatkan tim dari kebobolan lebih awal.

“Babak pertama kami seolah hanya menunggu kapan lawan akan mencetak gol. Kami beruntung bisa selamat di paruh pertama,” tambahnya.

Meski telah mencoba melakukan rotasi dan perubahan strategi di babak kedua, hasilnya ternyata masih belum sesuai ekspektasi.

Faktor Tekanan Lawan

Kritik juga datang dari elemen suporter. Sulyadi Abbas, anggota Komunitas VIP Utara, menilai PSM memang tidak punya pilihan selain bertahan saat melawan Dewa United, terlebih setelah harus bermain dengan 10 orang.

“PSM memang dipaksa untuk bertahan, apalagi setelah kekurangan jumlah pemain. Namun, pola ini tidak boleh menjadi kebiasaan. Strategi harus segera diubah agar kejadian serupa tidak terulang,” harap pria yang akrab disapa Adit tersebut.

Dengan tantangan besar di markas Persija Jakarta, mampukah barisan belakang Juku Eja tampil lebih solid? Publik Makassar kini menantikan pembuktian dari Pasukan Ramang di lapangan hijau. (wid)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Siapkan Pidato Khusus soal Alien, Ini Kata Gedung Putih
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Saham HILL Bergerak di Bidang Apa? Kontraktor Pertambangan, Intip Profil Bisnis dan Pemiliknya
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Anggota DPRD Sulsel Fadriaty Perjuangkan Bantuan ke Luwu
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Hotel Remcy Panakkukang Makassar Hadirkan Paket Spesial Ramadan Mulai Rp 70 Ribu, Buka Puasa dan Menginap Lebih Hemat
• 11 jam laluterkini.id
thumb
Bulgaria Pastikan Tampil All Out di FIFA Series 2026 Indonesia
• 2 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.