Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Persib Bandung, Sergio Castel ternyata masih penasaran untuk main di level Asia. Sergio hanya tampil di babak 16 besar AFC Champions League Two 2025-2026 karena tersingkir oleh Ratchaburi FC.
Kemenangan Persib 1-0 dari Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026) tak cukup untuk membalas agregat di laga tandang leg pertama 3-0. Skor agregat 1-3 dari Ratchaburi FC menghentikan langkah Persib di kompetisi Asia.
Untuk lolos kembali ke level Asia, Persib Bandung wajib finis menjadi juara Super League musim ini untuk tampil di AFC Champions League Two dan runner up untuk tampil di AFC Challenge League musim depan.
Sergio Castel mengakui tim akan bangkit dari kegagalan ini dan kembali menjadi juara demi lolos ke ACL To musim depan.
"Perjalanan di Champions League sudah selesai. Sekarang kami harus fokus ke liga dan mencoba meraih gelar untuk tim ini," kata Sergio Castel usai laga.
Namun demi meraih titel juara, Persib harus mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen Super League. Persib pun bersaing ketat dengan Borneo FC, Persija Jakarta dan Malut United yang bersaing di papan atas.
Sebagai pemain baru, Sergio Castel belum memantau lebih jauh tim-tim pesaing.
"Sejujurnya saya belum melihat banyak. Saya baru 10 hari di sini. Seperti yang saya bilang, saya berpindah dari Siprus ke Spanyol, lalu ke Indonesia, ke Thailand, lalu kembali lagi. Saya belum sempat mengecek banyak hal. Saya butuh sedikit istirahat," katanya.
Namun setelah cukup beristirahat, pemain asal Spanyol ini akan fokus dengan Persib termasuk adaptasi cuaca hingga perjalanan panjang Persib di sisa kompetisi.
"Sekarang saya fokus berlatih keras agar bisa cepat beradaptasi dengan cuaca, dengan tim, dan dengan taktik pelatih," katanya.
"Saya belum tahu banyak tentang Persija atau tim lain di liga. Tapi kami ada di posisi pertama. Saya percaya kami adalah tim terbaik. Kami harus fokus dan memenangkan setiap pertandingan," katanya.
Dia pun meminta dukungan Bobotoh untuk terus mendampingi Persib walau gagal Maung Bandung telah gagal di Asia.




