Prabowo tegaskan komitmen atasi stunting dan pertumbuhan ekonomi

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia, mengatasi stunting, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi inklusif.

Presiden menyampaikan bahwa pengalaman turun langsung ke desa-desa membuka matanya terhadap kondisi anak-anak yang mengalami stunting.

"Saya menanyakan usia mereka dan anak-anak yang saya kira berusia empat, lima, enam tahun, ternyata berusia sepuluh, sebelas, dua belas tahun. Kemudian saya mengetahui bahwa 25 persen anak-anak kita mengalami stunting, pertumbuhan terhambat," ujar Presiden dalam sambutannya pada sesi roundtable Business Summit dalam rangka kunjungan kerjanya di Washington DC, Amerika Serikat, pada Rabu (18/2) waktu setempat

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah melakukan penghematan anggaran melalui efisiensi belanja negara serta memangkas pengeluaran tidak produktif dan rawan penyalahgunaan, lalu mengalokasikannya kembali ke program prioritas.

"Inilah yang saya gunakan untuk mengalokasikan kembali dana ke program-program tersebut. Jadi, saya dituduh boros, dan sebagainya. Tidak, tidak, ini adalah pengalokasian kembali sumber daya," katanya.

Presiden Prabowo menjelaskan, salah satu program utama adalah penyediaan makan bergizi gratis bagi anak-anak, yang telah mendapat pengakuan internasional.

Ia menambahkan, Rockefeller Institute telah melakukan riset dan menilai kebijakan tersebut sebagai investasi terbaik.

"Setiap dolar yang dihabiskan untuk makanan gratis bagi anak-anak, menurut Rockefeller Institute, pengembaliannya setidaknya 7 dolar AS, tetapi dalam jangka panjang dapat memberikan pengembalian hingga 35 kali lipat," kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menuturkan bahwa program tersebut juga menciptakan efek pengganda ekonomi melalui pembukaan lapangan kerja dan peningkatan permintaan hasil pertanian. Selain itu, dampak kebijakan ini juga tercermin pada lonjakan konsumsi domestik.

Di hadapan para pemimpin bisnis Amerika Serikat, Presiden Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga iklim investasi dan memperkuat kemitraan strategis.

Presiden pun mengajak dunia usaha Amerika Serikat untuk menjadikan Indonesia sebagai mitra strategis jangka panjang.

"Seharusnya ini menjadi situasi saling menguntungkan dan semua orang mendapat manfaat. Dengan manfaat, akan tercipta kemakmuran. Itulah pelajaran yang saya pelajari dari sejarah. Kemakmuran berasal dari tata pemerintahan yang baik, pemerintahan yang bersih. Kemakmuran berasal dari stabilitas," lanjutnya.

Baca juga: Prabowo ajak pengusaha AS perkuat industrialisasi RI

Baca juga: Prabowo tunjuk Prihati Pujowaskito jadi Dirut BPJS Kesehatan 2026-2031

Baca juga: Di depan pebisnis AS, Prabowo: RI menarik untuk investasi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Pemberhentian dr. Piprim Basarah Yanuarso Bukan Karena Kritik, Melainkan Pelanggaran Disiplin
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Persija Jakarta Hadapi PSM Makassar pada Pembuka Pekan Ramadhan BRI Super League 2025/2026
• 36 menit lalupantau.com
thumb
Hari Pertama Ramadhan, Pratama Arhan Jalani Laga Macarthur vs Bangkok United Sambil Berpuasa
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Dokumen hingga Mobil Mewah Terkait Kasus Korupsi CPO Disita Kejagung
• 6 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Formasi Baru Pimpinan Komisi III DPR RI
• 7 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.