Dorong Produksi Tambang, CNKO Kembali Tambah Modal Anak Usaha Rp212 Miliar

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Tambahan modal tersebut disalurkan melalui entitas terkendali perseroan, yakni PT Energi Batubara Indonesia (EBI).

Dorong Produksi Tambang, CNKO Kembali Tambah Modal Anak Usaha Rp212 Miliar (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk atau Energi Group (CNKO) kembali memperkuat struktur permodalan anak usahanya, PT Sekti Rahayu Indonesia (SRI), melalui tambahan setoran modal sebesar Rp212,52 miliar.

Tambahan modal tersebut disalurkan melalui entitas terkendali perseroan, yakni PT Energi Batubara Indonesia (EBI). 

Baca Juga:
Konsolidasi Grup, Emiten Batu Bara (CNKO) Rampungkan Transaksi Saham Anak Usaha Rp2,34 Miliar

Dengan transaksi ini, modal dasar dan modal ditempatkan SRI meningkat menjadi Rp248,22 miliar. Kepemilikan EBI atas SRI pun bertambah menjadi 495.840 saham atau setara 99,88 persen.

Manajemen menyampaikan, transaksi ini tergolong sebagai transaksi material sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, karena nilainya melebihi 10% dari total aset perseroan.

Baca Juga:
Siapa Pemilik Saham CNKO? Supplier Batu Bara PLN, Ini Pengendali Sahamnya

"Transaksi tersebut dikecualikan dari kewajiban prosedur sebagaimana diatur dalam Pasal 3 dan Pasal 4 ayat (1) POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, lantaran dilakukan antarperusahaan yang berada dalam pengendalian yang sama," kata Corporate Secretary Energi Group Wim Andrian dalam keterbukaan informasi, Kamis (19/2/2026).

Pada 10 Februari lalu, CNKO melalui EBI juga telah menyetor modal sebesar Rp32,7 miliar kepada SRI. Sebelum dua kali suntikan modal tersebut, modal dasar dan modal ditempatkan SRI tercatat sebesar Rp3 miliar. 

Baca Juga:
CNKO Setor Modal Entitas Usaha Rp32,7 Miliar, Garap Konsesi Batu Bara di Kalteng

Dengan tambahan itu, struktur permodalan SRI kini meningkat signifikan guna mendukung pengembangan usaha.

Secara operasional, Energi Group melalui SRI memiliki konsesi tambang batu bara seluas 2.659 hektare yang tersebar di Desa Santilik dan Desa Santing, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Lokasi tambang tersebut berjarak sekitar 180 kilometer dari Sampit.

Selain SRI, perseroan juga mengelola konsesi melalui PT Abe Jaya Perkasa (AJP) seluas 3.467 hektare di Kabupaten Barito, Kalimantan Tengah. Konsesi tersebut berada di Desa Kandul dan Desa Majangkan, Kecamatan Gunung Timang, sekitar 150 kilometer dari Palangkaraya.

Selama ini, CNKO berfokus pada pasokan batu bara ke PT PLN (Persero) dengan menjaga kualitas, kuantitas, serta ketepatan waktu pengiriman. Perseroan juga mengoperasikan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 14 MW di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Namun demikian, kontribusi pendapatan perseroan masih didominasi oleh penjualan batu bara, yakni sekitar 98,8 persen dari total pendapatan, dan segmen PLTU menyumbang sekitar 1,2 persen.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Waktu Terbaik Minum Air Kelapa Selama Bulan Ramadan
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Harga Minyak Melonjak 4 Persen di Tengah Ketegangan Iran-AS dan Mandeknya Perundingan Rusia-Ukraina
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Mokel: Memahami Istilah Viral Pembatalan Puasa Diam-Diam dan Hukumnya dalam Islam
• 7 jam laluliputan6.com
thumb
Telkom AI Center Padang Perkuat Transformasi Digital UMKM Sumatera Barat dengan Solusi AI
• 20 jam lalumediaapakabar.com
thumb
BNN RI Musnahkan Barang Bukti Narkoba dari Lima Kasus, Selamatkan 401.460 Orang dari Potensi Penyalahgunaan
• 22 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.