JAKARTA, KOMPAS.TV - Hari pertama Ramadan langsung terasa denyutnya di kawasan Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (19/2/2026) sore.
Warga berbondong-bondong mendatangi deretan lapak takjil yang memenuhi sisi jalan. Sejak sore hari, kawasan ini berubah menjadi pusat perburuan menu berbuka.
Para pedagang berjejer rapi di pinggir jalan. Aneka takjil ditawarkan, mulai dari gorengan hangat, kue basah berwarna-warni, hingga minuman segar pelepas dahaga. Aroma makanan bercampur dengan hiruk-pikuk kendaraan yang melintas.
Serbuan pembeli mulai terlihat sejak sekitar pukul 15.30 WIB. Jumlahnya terus bertambah menjelang waktu berbuka.
Lonjakan pembeli berdampak pada kondisi lalu lintas. Area parkir di depan rumah toko (ruko) sekitar lokasi dipadati kendaraan roda dua maupun roda empat. Arus kendaraan di Jalan Panjang terpantau padat, bahkan cenderung tersendat.
Baca Juga: Daftar 69 Musala di Halte Transjakarta pada Ramadan 2026
Suara klakson bersahutan di tengah kemacetan yang terjadi menjelang jam pulang kerja. Beberapa petugas kepolisian dan petugas Transjakarta terlihat bersiaga untuk membantu mengurai kepadatan kendaraan agar tidak semakin parah.
Pedagang Kebanjiran Pelanggan
Salah satu pedagang takjil, Ita, mengaku kewalahan melayani pembeli di hari pertama puasa. Ia menyebut lonjakan pelanggan terasa signifikan dibanding hari biasa.
"Banyak sekali tadi, tak bisa dihitung. Sebagian emang pelanggan tetap, tapi emang hari pertama ini banyak sekali. Bisa lihat sendiri," kata Ita, Kamis, dikutip dari Antara.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- takjil jalan panjang
- kebon jeruk
- harga takjil jakarta
- pedagang takjil
- ramadan 2026
- takjil jakarta barat





