Pesawat Pelita Air Service tipe Air Tractor 802 PK-PAA jatuh di wilayah pegunungan Pabetung Remayo, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (19/2).
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P), Agung Saptoadi, menuturkan bahwa pesawat mengangkut bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan operasional PT Pertamina (Persero) dengan rute Tarakan-Long Bawan-Tarakan.
"Pesawat lepas landas dari Bandara Juwata Tarakan pada pukul 10.15 WITA dan mendarat di Bandara Yuvai Semaring Long Bawan pada pukul 11.10 WITA," ujar Agung, Kamis (19/2).
Ia melanjutkan, "Setelah menyelesaikan misi pengantaran logistik, pesawat kembali lepas landas dari Bandara Yuvai Semaring Long Bawan pada pukul 12.10 WITA dalam kondisi kosong atau tanpa muatan BBM, hanya membawa satu orang pilot."
"Sekitar pukul 12.20 WITA, pesawat dilaporkan mengalami kecelakaan di kawasan pegunungan Pabetung Remayo," kata Agung.
Momen PencarianAgung menuturkan, TNI melalui Satgas Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia Yonarmed 4/Prh bersama Kodim Nunukan bergerak menuju lokasi jatuhnya pesawat.
"21 personel tim evakuasi dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 4/Prh diterjunkan untuk melaksanakan pencarian, evakuasi korban, serta pengamanan area," ujarnya.
Selanjutnya, menurut Agung, personel gabungan terus melaksanakan upaya pencarian terhadap black box pesawat serta material lainnya guna mendukung proses investigasi lebih lanjut.
"TNI bersama aparat terkait tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar, sekaligus membantu kelancaran investigasi yang akan dilakukan oleh instansi berwenang," ujar Agung.





