Surabaya (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melakukan pemeriksaan langsung ke salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Surabaya untuk memastikan layanan gizi tetap optimal selama bulan Ramadhan.
“Ini bagus sekali (hasil tinjauan), sesuai dengan standar. Mengenai Perpres Nomor 115 Tahun 2025 kami bersama tim koordinasi memastikan ini berjalan dengan baik,” katanya saat kunjungan ke SPPG Dapur Nikmat Barokah di Surabaya, Kamis.
Dalam peninjauan itu, Zulhas, nama julukan Menko Pangan, memastikan standar operasional dan proses penyiapan makanan berjalan sesuai ketentuan mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga pengemasan.
Ia juga melihat secara langsung paket makanan kering yang telah disiapkan untuk para penerima manfaat selama Ramadhan sebagai penyesuaian pola distribusi di bulan puasa.
Baca juga: Zulhas minta pemda dukung MBG dan jaga harga pangan selama Ramadhan
Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas, higienitas, serta ketepatan sasaran distribusi agar layanan pemenuhan gizi tetap berjalan optimal meskipun dalam suasana Ramadhan.
Pemerintah, menurutnya, berkomitmen memastikan seluruh penerima manfaat tetap memperoleh asupan gizi yang memadai.
Kepala SPPG Dapur Nikmat Barokah Kedung Asem Mahendra menjelaskan SPPG ini sendiri telah beroperasi sejak 19 Agustus 2025 dan hingga kini melayani 2.561 penerima manfaat terdiri dari siswa TK, SD, SMP, dan SMA, serta ibu hamil dan ibu menyusui.
Pelayanan tersebut, kata Mahendra, didukung oleh 50 petugas yang terdiri dari Kepala SPPG, akuntan, ahli gizi, dan 47 relawan yang terlibat dalam proses produksi hingga distribusi makanan.
“Ini bagus sekali (hasil tinjauan), sesuai dengan standar. Mengenai Perpres Nomor 115 Tahun 2025 kami bersama tim koordinasi memastikan ini berjalan dengan baik,” katanya saat kunjungan ke SPPG Dapur Nikmat Barokah di Surabaya, Kamis.
Dalam peninjauan itu, Zulhas, nama julukan Menko Pangan, memastikan standar operasional dan proses penyiapan makanan berjalan sesuai ketentuan mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga pengemasan.
Ia juga melihat secara langsung paket makanan kering yang telah disiapkan untuk para penerima manfaat selama Ramadhan sebagai penyesuaian pola distribusi di bulan puasa.
Baca juga: Zulhas minta pemda dukung MBG dan jaga harga pangan selama Ramadhan
Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas, higienitas, serta ketepatan sasaran distribusi agar layanan pemenuhan gizi tetap berjalan optimal meskipun dalam suasana Ramadhan.
Pemerintah, menurutnya, berkomitmen memastikan seluruh penerima manfaat tetap memperoleh asupan gizi yang memadai.
Kepala SPPG Dapur Nikmat Barokah Kedung Asem Mahendra menjelaskan SPPG ini sendiri telah beroperasi sejak 19 Agustus 2025 dan hingga kini melayani 2.561 penerima manfaat terdiri dari siswa TK, SD, SMP, dan SMA, serta ibu hamil dan ibu menyusui.
Pelayanan tersebut, kata Mahendra, didukung oleh 50 petugas yang terdiri dari Kepala SPPG, akuntan, ahli gizi, dan 47 relawan yang terlibat dalam proses produksi hingga distribusi makanan.





