PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) kembali mempertebal struktur permodalan anak usahanya, PT Sekti Rahayu Indah (SRI), lewat suntikan dana segar senilai Rp212,52 miliar.
Injeksi modal tersebut disalurkan melalui entitas terkendali Perseroan, yakni PT Energi Batubara Indonesia (EBI), sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat fondasi keuangan grup.
"Pada tanggal 18 Februari 2026, perusahaan terkendali dari Perseroan, yaitu PT Energi Batubara Indonesia (EBI) telah menyelesaikan peningkatan modal dasar dan modal ditempatkan pada PT Sekti Rahayu Indah (SRI) sebesar Rp212.520.000.000," kata Direktur CNKO, Erry Indriyana.
Dengan aksi korporasi tersebut, struktur permodalan SRI melonjak signifikan. Modal dasar dan modal ditempatkan berubah menjadi Rp248.220.000.000. Sementara itu, kepemilikan EBI di SRI kini mencapai 495.840 lembar saham atau setara 99,88%.
Baca Juga: Emiten Low Tuck Kwong (MYOH) Suntik Modal Rp270 Miliar ke Anak Usaha
Erry menegaskan bahwa langkah ini tergolong sebagai transaksi material sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha, lantaran nilainya melebihi 10% dari total aset perseroan.
Namun, transaksi tersebut dikecualikan dari kewajiban prosedur sebagaimana diatur dalam Pasal 3 dan Pasal 4 ayat (1) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020, karena dilakukan antarperusahaan yang sama-sama berada dalam kendali perseroan.
Lebih lanjut, Erry memastikan bahwa aksi ini tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha emiten.
Baca Juga: Melihat Prospek dan Arah Pasar Modal Pasca Peringatan MSCI dan Moody's
Sebagai catatan, ini bukan kali pertama CNKO mengucurkan dana ke SRI dalam waktu dekat. Pada 10 Februari lalu, melalui EBI, Perseroan juga telah melakukan setoran modal sebesar Rp32,7 miliar.





