Polisi Bongkar Gudang Bekas Peternakan Ayam Produksi Mi Berformalin dan Boraks, Dijual di Garut

republika.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat berhasil mengungkap gudang bekas peternakan ayam yang memproduksi mi basah berformalin dan boraks di wilayah Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Seorang tersangka berinisial WK berhasil diamankan yang diketahui merupakan seorang residivis untuk kasus yang sama.

Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jawa Barat Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan penyidik mendapatkan laporan pengaduan tentang produksi mi berformalin dan boraks di Garut yang sudah berjalan selama sembilan bulan sejak Juli tahun 2025.

Baca Juga
  • Innalillahi, Ibu Wali Kota Bandung M Farhan Meninggal Dunia
  • 7 Fakta Pembunuhan Siswa SMPN 26 Bandung oleh Temannya Sendiri di eks Kampung Gajah
  • Kawasan Wisata Lembang Bandung Sepi di Libur Imlek dan Jelang Ramadhan 2026
"Setelah kami dalami, pelaku atau tersangka WK merupakan residivis tindak pidana pangan dengan modus yang sama, yang sudah menjalani hukuman selama enam bulan akibat perbuatan serupa pada periode 2023 hingga 2025," ucap dia di Mapolda Jabar, Kamis (19/2/2026).

Ia mengatakan pelaku melakukan aksinya dengan berpindah-pindah ke lima lokasi di Kabupaten Garut. Di Kampung Cirorek, Wirdhanto mengatakan pelaku memproduksi mi berformalin dan boraks di gudang bekas kandang ayam yang tidak higienis.

.rec-desc {padding: 7px !important;} "Petugas Ditreskrimsus melakukan penggerebekan di lokasi dan mendapati kegiatan pemrosesan mie basah dengan menambahkan bahan tambahan yang dilarang," ucap dia.

Pihaknya juga mengamankan lima orang tersangka lain yang merupakan karyawan WK yaitu SJ, JM, L, AP dan HH. Mereka memiliki peran berbeda dari mulai membuat adonan, memotong mi, merebus mi, hingga pengemasan mi.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Horison Ultima Sentraland Simpang Lima Semarang Undang Mitra Berbuka Puasa Bersama
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Stres Tidak Sesederhana Itu: Kenali Definisi yang Tepat, Gejala, dan Kelolanya
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Detik-Detik Kereta Bandara Soekarno-Hatta Tabrak Truk di Perlintasan Poris
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Nenek Elina Tolak Damai, Laporan Dugaan Pemalsuan Surat Tanah Berharap Tetap Berjalan
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Transaksi Berjalan RI Defisit, Bos BI Beberkan Penyebabnya
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.