Kisah Heroik Serma Durman, Anak Buah Luhut yang Berpuasa Sambil Bertempur saat Operasi Seroja

okezone.com
15 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Operasi Seroja yang digelar TNI di Timor-Timur (kini Timor Leste) menyimpan banyak cerita heroik. Salah satunya dialami mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut pun membagikan kisah seorang anak buahnya prajuritnya yang tetap berpuasa di bulan Ramadhan saat pertempuran Operasi Seroja di Timor-Timur.

"Bicara tentang puasa, saya teringat kepada salah seorang anak buah yang rajin berpuasa walau saat sedang berada di tengah medan perang. Namanya, Sersan Mayor Durman, Caraka saya di Kompi A Denpur-1/Parako dalam operasi tempur di Timor Portugis tahun 1975–1976," ujar Luhut dikutip Okezone, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga :
Profil dan Rekam Jejak Mentereng Prihati Pujowaskito, Jenderal TNI yang Jadi Dirut BPJS

Ketua Dewan Ekonomi Nasional ini mengatakan, sepanjang berlangsungnya operasi, sebagai seorang Muslim Durman tetap menjalankan ibadah puasa. Berpuluh kilogram beratnya ransel di punggung, tidak pernah membatalkan niatnya untuk terus berpuasa.

Dalam pertempuran, perlengkapan yang dibawa setiap prajurit memang cukup berat. Beberapa di antaranya berupa senapan otomatis AK-47, 750 butir peluru kaliber 7,62 mm, 3 magasin lengkung, 2 granat, bekal makan untuk beberapa hari, baju loreng, kaos, sepatu lapangan, dan topi rimba.

"Belum lagi setiap regu masih harus membawa senapan mesin RPD, peluncur roket RPG-2 buatan Yugoslavia, 60 peluru roket 90 mm, penyembur api lengkap dengan 5 mortir dan 18 butir peluru," ujarnya.

Baca Juga :
Prabowo Tunjuk Purnawirawan TNI Prihati Pujowaskito Jadi Direktur Utama BPJS Kesehatan

Luhut melanjutkan, operasi yang dijalankan adalah operasi yang cukup berat dan banyak merenggut korban.

"Kami di Kompi A mengawali operasi ini pada 7 Desember 1975 dengan kekuatan 110 orang prajurit. Tapi pada Maret 1976, jumlahnya bersisa menjadi 80 orang saja," ungkapnya.

Selama lima bulan operasi, kompi yang dipimpin Luhut melakukan pertempuran setiap hari. Fierce battle istilahnya. Pertempuran berhadapan dengan pasukan Fretilin yang mempunyai motivasi tempur tinggi, kemampuan serta disiplin menembak prima, dan menguasai medan dengan sempurna.

Baca Juga :
Profil Denny Abdi Komut Baru Hutama Karya, Pengganti Mantan Panglima TNI Yudo Margono

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Contoh Teks Undangan Bukber Formal dan Non Formal via WhatsApp
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Jadwal Live Proliga 2026 Malam Ini: Gresik Phonska vs Jakarta Electric PLN, Penentuan Nasib Final Four!
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Masa Cekal Luar Negeri Bos Maktour Tak Diperpanjang, KPK Buka Suara
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
DPR RI Dukung Diplomasi Presiden Prabowo ke Amerika Serikat, Tegaskan Komitmen pada Kemerdekaan Palestina
• 23 jam lalupantau.com
thumb
KKP Pastikan Harga Ikan Nasional Stabil Selama Ramadhan 1447 H dan Lebaran 2026 karena Stok Melimpah
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.