Masjid Agung Kudus selalu ramai saat tiba saat berbuka puasa. Masjid yang sudah dibangun sejak abad ke-16 ini jadi tempat favorit masyarakat untuk berbuka bersama, hingga bernostalgia di Kota Kretek ini.
Salah seorang warga, Fadli bernostalgia di masjid ini. Dahulu, saat ia masih bekerja di salah satu mal di Kota Kretek, ia selalu mampir ke Masjid Agung untuk berbuka puasa.
Fadli kini tinggal di Temanggung, Jawa Tengah. Namun, kenangan seusai kerja dan mampir ke Masjid Agung Kudus masih teringat di benaknya. Menurutnya, tidak banyak yang berbeda.
”Beberapa tahun lalu saat masih kerja di sini sering mampir di Masjid Agung untuk buka puasa. Kala itu disediakan takjil dan makanan berbuka,” katanya, Kamis (19/2).
Pada hari ini, ia kembali menyantap takjil berupa kurma, teh hangat dan air putih. Pria 22 tahun itu senang dapat kembali ke Masjid Agung Kudus usai terakhir datang pada 2022.
”Setiap ada momen Ramadan saya selalu ke sini,” imbuhnya.
Berbeda cerita dengan Fadli, pengunjung Masjid Agung Kudus, Tiar mengaku datang untuk berbuka sekaligus beristirahat sejenak usai jalan-jalan.
”Saya bersama istri dan anak awalnya mau jalan-jalan. Kemudian mampir je sini,” ujarnya.
Pihaknya memuji pelayanan yang diberikan oleh petugas Masjid Agung Kudus yang begitu baik. Utamanya saat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang hendak berbuka puasa.
”Pelayanannya bagus dan jumlah stafnya juga lengkap,” letaknya
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan Ramadan dan Idulfitri Masjid Agung Kudus, Alex Fahmi mengungkapkan setiap harinya ada 500 porsi sampai 700 porsi makanan untuk berbuka bersama secara gratis.
”Jumlah itu diberikan oleh donatur dengan porsi yang sama setiap harinya,” ujarnya.
Mencari pahala sebanyak-banyaknya dengan berbagi menu berbuka puasa menurutnya perlu dilakukan. Ia mengajak siapapun yang membutuhkan menu berbuka untuk datang ke Masjid Agung.
”Untuk takjilnya diberikan sebelum salat maghrib. Sementara menu berbuka dibagikan setelah salat maghrib,” imbuhnya.
Zakkiy Ataka Sekretaris Panitia Acara Kegiatan Ramadan dan Idulfitri Masjid Agung Kudus menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan cadangan berbuka puasa. Sehingga masyarakat tetap kebagian.
”Ada takjilnya dulu dan ada menu berbuka beserta menu cadangan,” terangnya.





