Bank Indonesia mencatat Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada 2025 mencapai US$ 7,84 miliar, terburuk sejak 2010. Angka ini berbalik dibandingkan tahun sebelumnya yang mencetak surplus US$ 7,2 miliar.
Berdasarkan laporan BI, defisit neraca pembayaran pada tahun lalu terutama disumbangkan oleh neraca transaksi modal dan finansial yang mengalami defisit mencapai US$ 4,2 miliar. Kondisi ini berbalik dibandingkan surplus yang mencapai US$ 16,4 miliar pada 2024.
Sedangkan neraca transaksi berjalan atau current account mengalami defisit sebesar US$ 1,5 miliar atau 0,1% dari PDB, membaik dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$8,6 miliar atau 0,6% dari PDB.
“Perbaikan defisit transaksi berjalan didorong peningkatan surplus neraca perdagangan barang seiring kinerja ekspor yang meningkat, terutama ekspor produk manufaktur. Surplus neraca pendapatan sekunder juga naik berkat meningkatnya remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI),” ujar Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam pernyataan resmi, Jumat (20/2).
Meski neraca perdagangan surplus besar, defisit neraca jasa meningkat pada tahun lalu akibat kenaikan defisit jasa telekomunikasi sejalan dengan ekspansi sektor informasi dan komunikasi. Defisit neraca pendapatan primer juga melebar karena kenaikan pembayaran dividen.
Di sisi lain, defisit pada transaksi modal dan finansial dipicu oleh keluarnya aliran modal asing pada investasi portofolio dan investasi lainnya di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global sepanjang tahun.
Kendati demikian, posisi cadangan devisa Indonesia masih meningkat dari US$ 155,7 miliar pada akhir Desember 2024 menjadi US$ 156,5 miliar pada akhir Desember 2025.
Jumlah tersebut setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta jauh di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
BI memperkirakan kinerja NPI tetap baik pada tahun depan, dengan defisit transaksi berjalan yang tetap rendah dalam kisaran 0,9% sampai dengan 0,1% dari PDB,” tutupnya.




