Jakarta, VIVA – Bulan Ramadhan adalah momen istimewa yang penuh ampunan dan keberkahan. Di bulan suci ini, setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Tak heran jika banyak umat Islam berlomba-lomba meningkatkan kualitas ibadah, terutama saat memasuki sepuluh malam terakhir yang diyakini sebagai waktu turunnya Lailatul Qadar.
Pendakwah ternama Indonesia, Buya Yahya, mengingatkan pentingnya memperbanyak doa yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW kepada istrinya, Sayidatuna Aisyah radhiallahu ta’ala ‘anha.
“Satu amalan yang pernah diajarkan oleh Nabi sallallahu alaihi wasallam kepada istri beliau, Sayidatuna Aisyah radhiallahu ta’ala ‘anha yang ceritanya adalah pertanyaan Siti Aisyah. Aku bertanya kepada Rasulullah sallallahu alaihi wasallam kalau aku ketemu dengan lailatul qadar apa yang hendaknya aku ucapkan,” ujar Buya Yahya yang dikutip dari tayangan YouTube pada Jumat, 20 Februari 2026.
“Katakan wahai Aisyah, allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni. Ya Allah Engkau sungguh maha pengampun dan pecinta untuk memberikan senang untuk memberikan pengampunan,” tambahnya.
Doa tersebut yang berarti memohon ampunan kepada Allah SWT yang Maha Pemaaf dan mencintai hamba-Nya yang meminta maaf.
Mengapa Doa Ini Penting di Bulan Ramadhan?Menurut Buya Yahya, doa ini sangat dianjurkan dibaca untuk menyambut Lailatul Qadar. Malam istimewa tersebut tidak diketahui secara pasti waktunya.
Beliau menjelaskan bahwa Lailatul Qadar dirahasiakan agar umat Islam terus berusaha dan memperbanyak ibadah sepanjang Ramadhan, bukan hanya pada satu malam tertentu. Kerinduan untuk bertemu malam kemuliaan inilah yang mendorong seorang hamba untuk semakin tekun beribadah.
Selain doa tersebut, Buya Yahya juga menyebut amalan lain berdasarkan hadis Salman al-Farisi, yakni memperbanyak syahadat, istigfar, memohon surga, dan berlindung dari api neraka.
“Ashadu alla ilahaillallah astagfirullah. Ashadu alla ilallah astagfirullah nasalukal jannah wa naudubika minanar. allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni. Biasanya dibaca sebelum buka atau kapan saja itu hendaknya dibaca, kita perbanyak,” tandasnya.
Waktu Terbaik Membaca DoaDoa-doa tersebut bisa dibaca kapan saja, terutama di sepuluh malam terakhir Ramadhan, setelah salat, menjelang berbuka, atau saat qiyamul lail. Konsistensi dan kesungguhan hati menjadi kunci utama.





