Sejumlah wilayah di Indonesia terpantau memiliki kualitas udara sehat pada Jumat (20/2) pagi, termasuk Tangerang dan Jakarta. Dari pantauan situs IQAir pukul 07.18 WIB, poin AQI wilayah-wilayah ini tidak melebihi 50 dan masuk kategori baik.
"Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir, dikutip pada Jumat (20/2).
Kualitas udara yang tergolong baik dinilai menjadi waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan. Selain Tangerang dan Jakarta, berikut beberapa wilayah dengan kualitas udara terbaik pagi ini:
- Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dengan poin AQI 13 atau dalam kategori baik
- Pekanbaru, Riau, dengan poin AQI 31 atau dalam kategori baik
- Medan, Sumatera Utara, dengan poin AQI 44 atau dalam kategori baik
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 47 atau dalam kategori baik
- Jakarta, dengan poin AQI 50 atau dalam kategori baik
Di sisi lain, kualitas udara Kabupaten Badung di Bali tercatat paling buruk di Indonesia pagi ini. Namun dengan poin AQI 91, kualitas udara Badung masih tergolong sedang.
Dalam kategori tersebuat, masyarakat umum masih dapat beraktivitas di luar ruangan karena hanya sedikit risiko kesehatan yang ditimbulkan. Namun kelompok sensitif seperti anak-anak. ibu hamil, lansia, maupun penderita penyakit jantung dan paru lebih baik menghindari aktivitas berat di luar ruangan.
Sementara di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terburuk bahkan mencapai kategori berbahaya, tepatnya di Dhaka, Bangladesh. Berikut daftarmya:
- Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 396 atau dalam kategori berbahaya
- Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 295 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Kabul, Afghanistan, dengan poin AQI 282 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Kolkata, India, dengan poin AQI 193 atau dalam kategori tidak sehat
- Delhi, India, dengan poin AQI 188 atau dalam kategor tidak sehat
Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, Kota Kuching di Malaysia dan Kota Portland di Amerika Serikat justru memiliki kualitas udara paling sehat di dunia. Poin AQI kedua kota tersebut terpantau 11. Berikutnya disusul San Fransisco di Amerika Serikat dengan poin AQI 12 dan Dublin di Irlandia dengan poin AQI 14.
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks umumnya mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-15o.
Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.




