Jakarta: Barcelona kembali menerapkan pendekatan terukur untuk menjaga kondisi para pemain Muslimnya selama puasa Ramadan 2026. Salah satunya, Lamine Yamal.
Dikutip dari Diario AS, Barcelona menyiapkan program nutrisi dan hidrasi khusus untuk memastikan Lamine Yamal tetap tampil prima selama menjalankan ibadah puasa Ramadan. Klub asal Katalunya itu menilai pengelolaan pola makan dan cairan menjadi kunci agar performa di lapangan tetap stabil.
Puasa yang dijalankan dari fajar hingga matahari terbenam berpotensi memengaruhi stamina dan pemulihan fisik. Oleh karena itu, tim medis dan ahli gizi Barcelona menyusun rencana konsumsi makanan yang disesuaikan dengan jadwal latihan dan pertandingan.
Baca Juga :
Negara dengan Waktu Puasa Terlama di Dunia, Bisa Mencapai 20 JamSelain nutrisi, hidrasi menjadi perhatian khusus. Dalam rentang waktu setelah berbuka hingga menjelang fajar, Yamal diarahkan untuk memaksimalkan asupan cairan dan elektrolit guna menjaga keseimbangan tubuh. Langkah ini penting terutama menjelang pertandingan malam hari.
Penyerang Barcelona, Lamine Yamal. Foto: Instagram @fcbarcelona.
Pendekatan serupa sebelumnya telah diterapkan Barcelona kepada sejumlah pemain Muslim, seperti Ousmane Dembele, Franck Kessie, dan Ansu Fati. Pengalaman tersebut membuat klub relatif siap menghadapi tantangan fisik selama Ramadan.
Dengan perencanaan matang dan pemantauan rutin, Barcelona berupaya memastikan Yamal tetap berada dalam kondisi terbaiknya, sekaligus menghormati komitmennya dalam menjalankan ibadah.




