Perjalanan Tak Biasa Selvia Zhang: Modeling, Lawyer, hingga Pole Dance

tabloidbintang.com
13 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Di tengah stereotip bahwa satu profesi menuntut satu identitas, Selvia Zhang justru melangkah di tiga ranah sekaligus: modeling, hukum korporasi, dan pole dance. Perempuan bernama asli Siska Selvia ini membuktikan bahwa kreativitas dan logika dapat berjalan seiring, tanpa harus saling menegasikan.

Selvia dikenal sebagai model yang kerap tampil di panggung fesyen, sekaligus berprofesi sebagai lawyer korporasi yang bergelut dengan regulasi dan kepatuhan hukum. Di luar itu, ia juga aktif sebagai penggiat pole dance, cabang olahraga yang memadukan unsur akrobatik dan artistik.

Ketertarikannya pada modeling tumbuh sejak usia remaja. Dunia fesyen dan fotografi menjadi ruang ekspresi yang memberinya kebebasan visual. “Sejak remaja saya tertarik pada dunia modeling, karena melalui modeling saya dapat mengekspresikan diri secara visual terutama melalui pose dalam pemotretan, sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengenakan serta mengeksplorasi berbagai jenis dan desain busana,” ungkapnya.

Namun, jalur kariernya tak berhenti di industri kreatif. Selvia memilih menapaki dunia hukum, khususnya bidang korporasi, yang menurutnya dinamis dan penuh tantangan. “Saya memilih profesi lawyer, khususnya di bidang korporasi, karena dunia hukum merupakan salah satu bidang yang terus berkembang dengan pembaruan undang-undang dan regulasi yang terjadi setiap tahun,” jelas Selvia.

Menjalani dua profesi berbeda tentu bukan perkara ringan. Waktu dan energi menjadi tantangan utama. Namun, Selvia mengaku memiliki strategi tersendiri dalam mengatur prioritas. “Saya terbiasa menyusun prioritas dengan jelas agar tanggung jawab sebagai lawyer dan komitmen di dunia modeling dapat berjalan beriringan secara profesional. Bagi saya, keduanya saling melengkapi dan mengajarkan keseimbangan antara ketelitian, kreativitas, dan tanggung jawab,” tuturnya.

Perjalanan Selvia kian berwarna saat ia mengenal pole dance. Awalnya, ia mencoba secara spontan setelah diajak teman menyaksikan sebuah pertunjukan. “Karena saya memang suka menari, pole dance langsung menarik perhatian saya, terutama karena perpaduan antara gerakan akrobatik dan unsur artistik yang kuat di dalamnya,” katanya.

Meski kerap dipandang sebelah mata, ia memilih menyikapi stigma dengan kepala dingin. “Setiap orang tentu berhak memiliki opini, namun opini tidak selalu mencerminkan fakta. Bagi saya, pole dance merupakan bentuk olahraga dan seni yang membutuhkan disiplin, kekuatan, serta latihan yang konsisten,” tegasnya.

Secara global, pole dance dikenal sebagai bagian dari aerial sport atau aerial art. Selvia pun memilih membalas stigma lewat konsistensi dan profesionalisme, bukan perdebatan. Menariknya, pengalaman pole dance turut memperkuat performanya di runway.

“Pole dance dan runway sama-sama membangun kepercayaan diri, namun melalui pendekatan yang berbeda. Melalui pole dance, saya belajar mempercayai kekuatan dan kontrol tubuh saya. Sementara di runway saya belajar penguasaan ekspresi dan panggung,” ujar Selvia.

Karier modeling Selvia juga menorehkan capaian membanggakan. Ia pernah tampil di New York Indonesia Fashion Week 2025 serta ASEAN Fashion Festival, dua ajang berskala internasional. “Tampil di ajang tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi saya karena merupakan panggung berskala internasional. Saya sangat bersyukur dan bangga bisa mendapatkan kesempatan itu,” ungkapnya.

Di tengah berbagai peran yang dijalani, Selvia menempatkan rasa syukur dan integritas sebagai fondasi utama. “Setiap kesempatan yang saya terima saya maknai sebagai tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik dari versi diri saya, dengan tetap menjaga integritas,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI Akan Tindak Gubuk Karaoke Liar di Pinggir Tol JORR W2 Meruya Jakbar
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar Lengkap 31 Substories Yakuza Kiwami 3 dan 13 Good Deeds Dark Ties
• 21 jam lalumedcom.id
thumb
Sempat Kena PHP Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Jairo Riedewald Kini Menggila di Inggris, John Herdman Tertarik?
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Kronologi Jatuhnya Pesawat Charter Pelita Air di Nunukan
• 11 jam lalukompas.com
thumb
AI, Senjata Baru Melawan Titik Kegagalan Jantung Manusia
• 12 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.