Guna menjangkau kesempatan masyarakat luas untuk memiliki Suzuki e Vitara, pabrikan mengeluarkan skema penjualan baru yang membuat mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) itu kian menarik untuk dimiliki.
Namanya adalah Battery-as-a-Service atau BaaS, singkatnya skema pembelian Suzuki e Vitara dengan opsi penyewaan baterai sehingga banderolnya menjadi lebih terjangkau. Lebih murah karena pengguna tidak dibebankan kepemilikan baterai dan program tersebut saat ini baru berlaku di India.
Lewat keterangan resmi perusahaan, konsumen memungkinkan melakukan pembelian e Vitara mulai dari 1,099 rupee atau senilai Rp 207 jutaan. Lebih terjangkau dibanding harga aslinya mulai 15,99-19,79 lakh rupee (kisaran Rp 302,2-374 jutaan).
Lalu tarif sewa baterai dikenakan 3,99 rupee atau berkisar Rp 753 per kilometer. Senior Executive Officer, Marketing and Sales, Maruti Suzuki India Limited, Partho Banerjee mengatakan strategi tersebut agar e Vitara dapat menjadi pilihan BEV utama bagi konsumen.
"e Vitara menawarkan peace-of-mind yang lengkap, kami memperkenalkan program menarik untuk memilikinya secara fleksibel dengan BaaS. Serta manfaat eksklusif untuk para konsumen awal yang membuat e Vitara menjadi pilihan tak terelakkan," katanya.
Perusahaan juga menyediakan skema pembiayaan yang dibuat serupa dengan pembelian mobil konvensional, tujuannya agar konsumen semakin tertarik dan tidak khawatir melakukan cicilan mobil listrik Suzuki e Vitara.
Bahkan, Suzuki menyediakan opsi buyback guna menjaga nilai jual kembali mobil listriknya. Mekanismenya, pemakaian 3 tahun atau 45 ribu kilometer akan ditaksir 60 persen dari harga beli dan pemakaian 4 tahun atau 60 ribu kilometer sebesar 50 persen.
Bila ingat, skema sewa baterai ini di Indonesia telah dijalankan oleh VinFast dan Polytron. Serta opsi garansi buyback sebagai upaya peace of mind kepemilikan mobil listrik oleh VinFast dan beberapa merek.
Suzuki e Vitara dijual Rp 755 juta di IndonesiaPT Suzuki Indomobil Sales (SIS) baru saja mengumumkan harga resmi Suzuki e Vitara mulai dari Rp 755 juta on the road (OTR) Jakarta saat mengikuti gelaran otomotif Indonesia International Motor Show atau IIMS 2026 kemarin.
Detailnya, pabrikan menawarkan dua pilihan varian untuk e Vitara dengan banderol mulai Rp 755.000.000 untuk skema warna single-tone dan Rp 758.000.000 untuk opsi two-tone. Lini kelirnya Land Breeze Green Pearl Mettalic, Bluish Black Pearl, dan Artic White Pearl.
Dibekali baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh dengan dukungan fast charging isi daya 15-80 persen dalam waktu 50 menit dan motor listrik bertenaga 128 kW dan torsi 193 Nm yang disalurkan ke roda depan.
Suzuki turut menyertakan berbagai fitur keselamatan sebagai standar, seperti Suzuki Safety Support, 7-airbags, hingga sistem bantuan berkendara seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Blind Spot Monitor, dan 360 View Camera.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507912/original/097081700_1771558016-Prabowo_Trump.jpg)