Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Aceh
Suasana hangat kebersamaan mewarnai hari pertama Ramadan 2026 di Kompleks Hunian Sementara (Huntara) Danantara Aceh Tamiang, Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang juga merupakan Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad melaksanakan buka puasa bersama masyarakat terdampak banjir sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah proses pemulihan pascabencana.
Ia menyampaikan rasa syukur karena masih dapat menjalankan ibadah puasa bersama warga di tengah situasi pemulihan.
"Kita mensyukuri kebersamaan kita dan kita masih bisa untuk menikmati buka puasa bersama Bapak-Ibu sekalian," ujar Tito dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Jumat, 20 Februari 2026.
Ia menjelaska, kehadirannya pada Ramadan pertama di Aceh Tamiang merupakan bagian dari komitmen negara untuk terus mendampingi masyarakat terdampak.
Menurutnya, Aceh Tamiang termasuk wilayah yang mengalami dampak cukup berat akibat banjir, namun proses pemulihan terus berjalan dengan melibatkan berbagai unsur.
"Kita masih terus bekerja keras, untuk memulihkan bahkan insyaallah akan lebih baik," kata Tito.
Tito menyebut sejumlah indikator pemulihan mulai menunjukkan perkembangan positif, seperti perbaikan jalan, jaringan listrik, akses internet, hingga aktivitas pasar dan pertokoan yang kembali berjalan.
Meski demikian, ia mengakui masih ada pekerjaan yang perlu dituntaskan, antara lain penanganan pengungsi, pembersihan sungai, serta penyediaan air bersih.
Upaya pembersihan lumpur sisa banjir juga terus dilakukan secara gotong royong oleh berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, serta praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri.
"Di samping itu (membersihkan) lumpur-lumpur yang ada, kita bergotong royong," ucap Tito.
Dalam suasana Ramadan, Tito mengajak masyarakat menjadikan musibah sebagai momentum memperkuat keimanan.
"Kita semua percaya kepada Allah SWT bahwa apa yang terjadi adalah takdir dari Allah SWT, dan kita justru dengan adanya bencana ini, dapat memperkuat keimanan kita kepada Allah SWT," tutur Tito.
Pada kesempatan tersebut, Tito juga menyerahkan bantuan paket perlengkapan ibadah kepada warga terdampak, termasuk Al-Qur'an yang merupakan amanah dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Ia turut meminta doa agar Presiden senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas kenegaraan.
Editor: Redaktur TVRINews





