Jalan Ciledug Raya, Jakarta Selatan, tergenang banjir pada Jumat (20/2). Genangan air membuat arus lalu lintas tersendat dan antrean kendaraan mengular dari arah Ciledug menuju Cipulir.
Pantauan kumparan di lokasi, genangan setinggi sekitar 20–30 cm terlihat di Jalan Ciledug Raya, tepatnya di depan SPBU Shell, Kelurahan Petukangan Selatan. Kendaraan roda dua maupun roda empat tampak melambat saat melintasi titik genangan.
Kemacetan mengular cukup panjang akibat antrean kendaraan yang berhati-hati menerobos banjir. Sejumlah pengendara motor memilih menepi dan menunggu air surut. Kondisi itu turut menambah kepadatan di sisi jalan.
Beberapa petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air dan PPSU terlihat berada di lokasi untuk menangani genangan. Petugas dari Satlantas dan Dishub juga tampak mengatur arus lalu lintas agar kendaraan tetap bergerak meski tersendat.
Salah seorang petugas PPSU di lokasi menjelaskan, genangan mulai terjadi sejak pagi hari. Air meluap dari Kali Cipulir yang meninggi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
Sebelumnya, sejumlah wilayah di DKI Jakarta terendam banjir setelah diguyur hujan sepanjang pagi. Berdasarkan data BPBD DKI Jakarta pukul 07.00 WIB, tercatat 61 RT dan 6 ruas jalan tergenang.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan, mengatakan hujan deras menyebabkan munculnya genangan di sejumlah titik.
“Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat, 20 Februari 2026 menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta. BPBD mencatat saat ini terdapat 61 RT dan 6 ruas jalan tergenang,” ujar Yohan dalam keterangan tertulis.
Di Jakarta Barat, terdapat 3 RT yang terdampak banjir, yakni di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian air mencapai 30 cm akibat curah hujan tinggi.
Sementara itu di Jakarta Selatan, tercatat 58 RT tergenang. Rinciannya antara lain di Kelurahan Cilandak Barat (1 RT, 50 cm), Lebak Bulus (2 RT, 20–60 cm), Cipete Utara (3 RT, 110 cm), Petogogan (39 RT, 40–75 cm), Cilandak Timur (2 RT, 80–120 cm), Bintaro (5 RT, 40 cm), Pesanggrahan (5 RT, 60–70 cm), dan Ulujami (1 RT, 80 cm). Sebagian besar genangan dipicu curah hujan tinggi serta luapan kali di sekitar wilayah tersebut.
Selain Jalan Ciledug Raya, lima ruas jalan lain yang tergenang yakni Jalan Gaya Motor Raya (Jakarta Utara) setinggi 30 cm, Jalan Strategi Raya (Jakarta Barat) 30 cm, Jalan Basoka Raya (Jakarta Barat) 40 cm, Jalan Srengseng Raya (Jakarta Barat) 20 cm, serta Jalan Pondok Karya (Jakarta Selatan) 60 cm.
BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.





