KOMPAS.com – Memasuki Ramadhan 1447 Hijriyah, suasana di Kompleks Parlemen Senayan terasa berbeda.
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa kekuatan sebuah lembaga negara tidak hanya diukur dari kewenangan konstitusionalnya, tetapi juga dari kedalaman empati dan solidaritas orang-orang di dalamnya.
Pesan tersebut disampaikan Puan saat menghadiri kegiatan bakti sosial yang diinisiasi Persaudaraan Istri Anggota (PIA) DPR RI di Ruang Pustaka Loka, Kompleks Parlemen, Kamis (19/2/2026).
Di hadapan ratusan staf dan anggota dewan, Puan menekankan, Ramadhan merupakan momentum untuk mengubah ibadah personal menjadi gerakan kepedulian sosial yang nyata.
“Ramadhan selalu mengajarkan kita bahwa keberkahan bukan hanya tentang apa yang kita miliki, tetapi tentang apa yang kita bagikan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (20/2/2026).
Baca juga: Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Soroti Kontrak Rp 24,66 Triliun Pengadaan 105.000 Kendaraan Koperasi Merah Putih
Menurut Puan, pembagian sembako dan santunan anak yatim yang diinisiasi PIA DPR RI bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong keluarga besar DPR.
“Pada bulan suci ini, kita tidak hanya memperkuat ibadah personal, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial,” tuturnya.
Puan menambahkan, komitmen memperkuat solidaritas harus dimulai dari internal lembaga, yakni dengan membangun kebersamaan dan saling menghargai di lingkungan DPR.
“Dari bagaimana kita membangun kebersamaan, menjaga solidaritas, dan menumbuhkan kepedulian di lingkungan DPR RI sendiri,” jelasnya.
Perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI itu menyebutkan, lembaga yang kuat tidak semata ditentukan oleh kewenangan yang dimiliki, melainkan oleh kekompakan dan kepedulian orang-orang di dalamnya.
Baca juga: DPR Usulkan Pembatasan Mudik Motor Lintas Provinsi untuk Lebaran 2026
Puan juga menegaskan bahwa karyawan DPR, seperti pengamanan dalam (pamdal), petugas kebersihan, dan staf honorer, merupakan bagian penting dari roda institusi.
“Tanpa dedikasi saudara-saudara sekalian, tugas-tugas konstitusional DPR RI tidak akan berjalan dengan baik,” tegasnya.
Pentingnya kebersamaanPada kesempatan itu, Puan menilai semangat kebersamaan yang ditunjukkan PIA DPR menjadi fondasi penting bagi DPR dalam menjalankan tugas konstitusional secara bertanggung jawab dan penuh kepedulian.
“Jika di dalam kita saling menguatkan, saling menghargai, dan saling peduli, maka energi positif itu akan tercermin dalam setiap kerja dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” ucapnya.
Puan pun mengajak seluruh unsur di DPR menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial, memperdalam empati, serta menegaskan komitmen dewan untuk berpihak kepada rakyat.
Baca juga: Sahroni Comeback Jadi Pimpinan Komisi III DPR Usai Insiden Orang Tolol





