KULIAH di tengah keterbatasan ekonomi sering kali menjadi beban berat bagi mahasiswa, terutama bagi mereka yang keluarganya di kampung halaman terdampak bencana alam. Merespons hal tersebut, Masjid Jam'ik Kampus Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh menyediakan layanan buka puasa dan sahur gratis selama bulan Ramadhan 1447 H/2026 M.
Program ini secara khusus diprioritaskan bagi mahasiswa yang menjadi korban banjir Sumatra pada periode November 2025 lalu, serta mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Meringankan Beban Mahasiswa PerantauWakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK sekaligus Imam Besar Masjid Jam'ik USK, Profesor Mustanir, mengungkapkan bahwa inisiatif ini bertujuan menjaga keberlangsungan studi para mahasiswa di tengah kesulitan finansial.
Baca juga : Mahasiswa USK Korban Banjir Sumatra Gratis UKT Hingga Lulus dan Santunan
"Ini untuk meringankan beban biaya hidup mahasiswa, mahasiswi kesulitan ekonomi atau keluarga mereka tertimpa bencana alam banjir di Aceh, Sumatra Utara, serta Sumatra Barat. Boleh juga kaum musafir kesulitan hidup yang kebetulan sedang di rantau Banda Aceh sekitar Kampus USK Darussalam," kata Prof. Mustanir kepada Media Indonesia, Jumat (20/2).
Ia menambahkan bahwa program berbagi makanan ini sudah menjadi tradisi di lingkungan kampus USK dan telah berlangsung selama 10 tahun sejak 2016.
Ratusan Porsi Setiap HariUntuk memastikan efektivitas dan kesehatan menu, seluruh lauk-pauk dimasak langsung oleh petugas dan mahasiswa yang ditunjuk panitia. Fokus utama penyajian adalah pada aspek kehalalan, kebersihan, dan gizi seimbang.
Adapun rincian porsi yang disediakan adalah buka Puasa 300 porsi setiap hari dan sahur 200 porsi setiap hari.
Mekanisme berbuka diawali dengan pembagian takjil atau penganan ringan dan minuman manis. Setelah melaksanakan shalat Maghrib berjamaah, para mahasiswa akan disuguhkan nasi sesuai porsi yang tersedia. Sambil menunggu waktu berbuka, panitia juga menyelenggarakan kajian Islam atau tausiah mulai pukul 18.00 WIB. (Z-10)





