Menhub Prediksi 144 Juta Orang Mudik Lebaran 2026

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Surabaya, VIVA – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memprediksi sekitar 144 juta orang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 H berdasarkan hasil survei nasional, dengan potensi kenaikan jumlah pemudik dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

“Kami melakukan survei, ada 143,7 juta orang atau hampir 144 juta orang yang akan melakukan perjalanan. Namun kami mengantisipasi kemungkinan kenaikan karena tahun lalu survei 146 juta, realisasinya mencapai 154 juta,” kata Dudy usai rapat koordinasi persiapan angkutan Lebaran di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat.

Baca Juga :
Kakorlantas Pastikan Tol Fungsional Bocimi Siap Dipakai saat Mudik Lebaran 2026
Demi Keamanan, 11 Bandara Perintis di Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pilot Smart Air

Ia menjelaskan operasional posko angkutan Lebaran akan berlangsung pada 13–29 Maret 2026 untuk mengoordinasikan seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian.

Menurut dia, sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan, antara lain pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas, kecuali kendaraan pengangkut bahan pokok, bahan bakar minyak, dan kebutuhan penting lainnya sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian.

Selain itu, Kementerian Perhubungan bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow, sistem satu arah (one way), dan ganjil genap di sejumlah ruas tol yang berpotensi padat.

Terkait perayaan Nyepi di Bali pada 19 Maret 2026, Dudy mengatakan penyeberangan menuju Pulau Bali akan dihentikan sementara dan disiapkan sistem penundaan (delaying system) serta zona penyangga (buffer zone).

“Kami akan informasikan kepada masyarakat terkait penutupan sementara pelabuhan agar bisa mengatur jadwal perjalanan,” ujar dia.

Pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) atau Flexible Working Arrangement (FWA) pada 16–17 Maret untuk arus mudik dan 25–26 Maret untuk arus balik, yang telah disetujui Presiden dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB).

"Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendistribusikan pergerakan masyarakat agar tidak menumpuk pada tanggal-tanggal tertentu sehingga keselamatan dan kelancaran perjalanan lebih terjamin," ujar dia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Pemerintah Provinsi Jatim bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memastikan penyelenggaraan angkutan Lebaran berjalan aman dan lancar.

"Kita membangun sinergi sedetail mungkin untuk memastikan angkutan Lebaran darat, laut, udara, kereta api maupun tol berjalan aman, lancar, selamat dan membahagiakan," kata Khofifah. (Ant)

Baca Juga :
Pengusaha dan Pengemudi Angkutan Umum Sepakat Jaga Keselamatan Mudik Lebaran 2026
Tak Hadiri Panggilan KPK Hari Ini, Eks Menhub Budi Karya Sumadi Dijadwal Ulang Diperiksa Kasus DJKA
Siapkan 5 Jalur Penyeberangan Lintas Jawa-Sumatera Periode Lebaran 2026, Menhub Dudy Wanti-wanti Operator Pastikan Ini

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Geledah Rumah di Surabaya, Sita Emas dan Uang Terkait Dugaan TPPU Tambang Ilegal
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Bank Danamon (BDMN) Peroleh Laba Bersih Rp3,97 Triliun di 2025, Tumbuh 14 Persen
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Richard Lee Jalani Pemeriksaan 12 Jam, Doktif Ungkap Interaksinya
• 9 jam lalugrid.id
thumb
Revitalisasi Taman Semanggi Dimulai, Pramono Target Rampung Jelang HUT ke-500 Jakarta
• 2 jam lalusuara.com
thumb
Beberapa Pemain Manchester City Ingin Guardiola Pergi, Rooney Sebut Penggantinya “Musuhnya” di Derby
• 4 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.