Kabar membanggakan datang dari seorang siswa SD asal Kota Bandung, Natanael Wiraatmaja. Ya Moms, siswa kelas 3 SDK BPK Penabur Banda, itu berhasil meraih juara dunia tingkat 2 (Top 2 World) dalam ajang Grand Final Neo Science Olympiad 2025 yang digelar di Orlando, Amerika Serikat.
Berkat prestasinya tersebut, Natanael mendapat kesempatan istimewa untuk menyaksikan langsung peluncuran roket di markas National Aeronautics and Space Administration (NASA). Keren banget, ya!
Koleksi 18 Medali di Usia 8 TahunPerjalanan Natanael di dunia kompetisi sains ternyata sudah cukup panjang. Hingga kini, ia telah mengoleksi 18 medali dari berbagai ajang nasional dan internasional. Beberapa di antaranya:
JISMO Spring 2025 – Diamond Award (Jepang)
JISMO Autumn 2025 – Ruby Award (Jepang)
STEM 2024 – Germany National & International
Neo Science National Round 2026 – Gold (USA)
PIMSO National Round 2025 – Gold (Filipina)
PIMSO International Offline – Achiever (Filipina)
SIMSO National Round 2025 – Gold (Thailand)
SIMSO International Offline – Silver (Thailand)
HKISO 2025 National Round – Silver (Hong Kong)
HKISO 2025 International Round – Gold (Hong Kong)
Hongkong ISO National Round 2025 – Achiever
India School Connect Olympiad 2025 – Gold
Malaysia OSN Kuark 2024 – Gold (Indonesia)
ASMO 2025 – Gold (Asia)
ISOCSEA 2025 – Gold (Jepang)
Asiarope 2025 – Diamond (Malaysia)
Neo Sciences National Round 2025 – Gold (USA)
Grand Final Neo Science 2025 – Gold, Top 2 World (Orlando, USA)
Menariknya, Natanael mengikuti berbagai perlombaan atas keinginannya sendiri lho, Moms. Sejak kelas 1 SD, ia rupanya sudah menunjukkan ketertarikan pada sains dan matematika.
Sang ibu, Novita Setiawan, membagikan bahwa kunci belajar Natanael bukan terletak pada durasi panjang, melainkan konsistensi.
“Belajarnya konsisten, sekitar 30 menit per hari. Kadang hanya membaca komik sains, tidak selalu belajar yang berat,” ungkap Novita.
Pendekatan ini menjadi pengingat bagi kita, bhwa mendukung minat anak dan menjaga suasana belajar tetap menyenangkan bisa menjadi fondasi kuat bagi tumbuhnya prestasi.
Semoga kisah Natanael bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia untuk berani bermimpi besar dan menekuni minatnya sejak dini.





