JAKARTA, KOMPAS.com- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, satu orang meninggal dunia akibat tanah longsor yang melanda kawasan industri di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Dikutip dari Antara, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebutkan bahw peristiwa tersebut terjadi di area PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Desa Labota, Kecamatan Bahodopi.
BNPB mengkonfirmasi bahwa longsor terjadi di area operasional dan menyebabkan seorang pekerja itu tertimbun material hingga ditemukan meninggal dunia.
Baca juga: Longsor Tailing di PT IMIP Morowali, Diduga Akibat Kondisi Tanah Lembek
Selain korban jiwa, sejumlah alat berat dilaporkan ikut tertimbun akibat pergerakan tanah tersebut.
Menurut Abdul, proses evakuasi dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan mengingat kondisi material longsor yang masih labil oleh tim petugas SAR gabungan di Morowali.
Berdasarkan pembaruan data hingga Kamis (19/2/2026), tim SAR berhasil menemukan korban dan dilakukan proses identifikasi, untuk kemudian jenazah segera diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca juga: Longsor di IMIP Park 9 Morowali, Satu Pekerja Tewas Tertimbun, Alat Berat Rusak Parah
BNPB berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal serta meminimalkan risiko lanjutan di lokasi kejadian.
Masyarakat dan pihak pengelola kawasan industri diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah dengan kondisi tanah labil yang rawan longsor.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang