Saham AGII masuk dalam deretan top gainer dan top value harian dengan nilai transaksi Rp53,55 miliar pada Jumat, 20 Februari 2026.
IDXChannel—Siapa pemilik PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)? Saham perusahaan ini ditutup menguat 20 persen di harga Rp3.000 per saham pada perdagangan sesi pertama Jumat, 20 Februari 2026.
Saham AGII masuk dalam deretan top gainer dan top value harian dengan nilai transaksi Rp53,55 miliar. Samator Indo Gas tercatat di papan pengembangan Bursa Efek Indonesia sebagai emiten sektor barang baku.
Adapun kegiatan usaha utamanya adalah produksi gas industri. Melansir laman resmi perseroan (20/2/2026), AGII merupakan perusahaan gas industri dengan jaringan terbesar di Indonesia.
Saat ini perseroan mengoperasikan 58 pabrik dan 103 stasiun pengisian (filling stations) yang tersebar di 29 provinsi. Jaringan yang luas ini menjadikan AGII sebagai salah satu pemasok gas industri terpercaya dan andal di Indonesia.
Cikal bakal bisnis AGII dimulai sejak 1916, saat itu NV WA Hoek Machine en Zuurstof mendirikan pabrik oksigen pertama di Jakarta. Pabrik inilah yang kelak menjadi fondasi awal industri gas di Indonesia.
Selanjutnya, Hoek Machine mendirikan pabrik di Surabaya dan Bandung. Pada 1958, perusahaan lain dari Belanda, NV Javasche Koelzoor, mendirikan pabrik oksigen di Surabaya, menandai perkembangan industri gas di Indonesia.
Setelah Indonesia merdeka, kedua perusahaan gas peninggalan masa kolonial itu dinasionalisasi menjadi dua entitas baru bernama PN Zatas dan PN Asam Arang. Lalu pada 1971, kedua perusahaan ini dilebur menjadi PT Aneka Gas Industri (Persero).
Saat itu, Aneka Gas beroperasi di bawah Departemen Perindustrian. Dari sinilah cikal bakal Samator Gas Indo lahir. Lalu pada 1996–2004, terjadi perubahan pengendali saham dan status perusahaan.
Aneka Gas sempat berstatus perusahaan PMA (penanaman modal asing) usai Messer Grisheim GmbH (Jerman) dan PT Tira Austenite masuk sebagai pemegang saham. Namun, kemudian Keluarga Harsono mengambil alih Tira Austenite.
Sehingga status Aneka Gas kembali menjadi perusahaan PMDN (penanaman modal dalam negeri). Pada 2022, barulah Aneka Gas mengubah nama perusahaan menjadi Samator Gas Indonesia.
Bisnis utama perseroan adalah produksi gas industri dalam bentuk cair dan padat, termasuk pemasaran dan penjualannya. AGII juga melayani perdagangan gas khusus, jasa konstruksi dan instalasi infrastruktur gas, hingga penyediaan teknologi dan peralatan pendukung.
Adapun sektor industri yang memanfaatkan pasokan gas dari AGII antara lain industri manufaktur, kesehatan, consumer goods, hingga infrastruktur.
Lalu siapa pemilik Samator Gas Indonesia saat ini? Mengutip data Bursa Efek Indonesia, berikut ini adalah informasi kepemilikan dan pengendali sahamnya.
Siapa Pemilik Samator Gas Indonesia? Informasi Pengendali SahamnyaSesuai laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, hingga akhir Januari 2026, pengendali saham AGII adalah PT Samator dan PT Aneka Mega Energi.
Keduanya tercatat memiliki saham masing-masing 1,08 miliar dan 459,99 juta saham, setara dengan 35,24 persen dan 15 persen dari total saham terdaftar.
Pemegang saham mayoritas berikutnya adalah Matrix Company dan Saratoga Investama Sedaya dengan kepemilikan masing-masing 986 juta dan 306 juta saham, setara 32,18 persen dan 10 persen dari total saham.
Adapun masyarakat memiliki 232 juta saham AGII, setara 7,58 persen dari total saham terdaftar. Sementara penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham AGII, atau pemilik perusahaan, adalah: Heyzer Harsono, Rasid Harsono, dan Rachmat Harsono.
Rachmat Harsono adalah direktur utama yang kini menjabat di perseroan. Sementara Heyzer Harsono dan Rasid Harsono duduk di dewan komisaris sebagai komisaris utama dan wakil komisaris utama.
Perusahaan ini mencatatkan sahamnya secara perdana di bursa pada 2016 dengan melepas 766 juta saham di harga penawaran Rp1.100 per saham. Dari IPO ini, perseroan mengantongi dana sebanyak Rp843 miliar.
Pada perdagangan sesi kedua hari ini (20/2/2026), saham AGII diperdagangkan di kisaran Rp3.070 per unit, naik 22,80 persen dari pembukaan. Dalam satu bulan terakhir, AGII telah mencatatkan pertumbuhan harga sebesar 89,60 persen.
Itulah informasi singkat tentang siapa pemilik Samator Indo Gas.
(Nadya Kurnia)





