BI Jatim Siapkan Rp24,6 Triliun Uang Layak Edar pada Ramadan dan Idulfitri 2026

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Timur memastikan ketersediaan Uang Layak Edar (ULE) serta layanan sistem pembayaran bagi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriyah.

“BI mempersiapkan ULE untuk memenuhi kebutuhan uang Rupiah pada momen Ramadan dan Idulfitri 1447 H di wilayah Jawa Timur sebesar Rp24,6 triliun,” kata Ibrahim Kepala KPw BI Jatim dalam keteangan pada, Jumat (20/2/2026).

Jumlah ULE yang disediakan tersebut, meningkat sebesar 5,6 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar Rp23,3 triliun.

“Antisipasi kenaikan jumlah ULE yang disiapkan mempertimbangkan peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) serta pertumbuhan ekonomi yang diakibatkan konsumsi masyarakat yang meningkat,” terangnya.

KPw BI Jatim telah menyiapkan berbagai kanal layanan penukaran uang bagi masyarakat. Terhitung mulai tanggal 19 Februari hingga 15 Maret 2026, masyarakat bisa memanfaatkan layanan penukaran uang rupiah melalui jalur-jalur sebagai berikut:

1. Penukaran melalui Mobil Kas Keliling Bank Indonesia tersedia mulai tanggal 19 Februari sampai dengan 13 Maret 2026. Layanan ini beroperasi di berbagai titik strategis untuk memudahkan akses masyarakat, termasuk di lokasi rumah ibadah, pusat keramaian dan jalur mudik.

2. Bank Indonesia bersinergi dengan industri perbankan untuk menyediakan layanan penukaran

pada tanggal 24 Februari sampai dengan 15 Maret 2026. Sebanyak 240 titik penukaran telah disiapkan di kantor-kantor bank yang tersebar di 38 kota/kabupaten di wilayah Jawa Timur yang merupakan wilayah kerja KPw BI Provinsi Jawa Timur, KPw BI Malang, KPw BI Kediri, dan KPw BI Jember.

3. Bank Indonesia juga menyelenggarakan kegiatan penukaran secara terpusat pada tanggal 7 Maret 2026 di Ciputra World Surabaya. Rangkaian layanan ini dilanjutkan pada 8 Maret 2026 bertempat di Grand City Convention and Exhibition, Surabaya.

Ia mengatakan bahwa seluruh rangkaian layanan penukaran itu, disediakan untuk memastikan masyarakat bisa memperoleh ULE secara aman dan resmi.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat, untuk melakukan penukaran di titik-titik lokasi resmi yang telah ditetapkan BI dengan terlebih dahulu mendaftar melalui aplikasi PINTAR pada laman https://pintar.bi.go.id untuk ketertiban dan kepastian layanan,

Sejalan dengan upaya digitalisasi, BI juga terus mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan penggunaan transaksi non-tunai melalui QRIS, uang elektronik, BI-FAST, dan digital banking guna memastikan transaksi yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal (CeMuMuAH)

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk senantiasa menerapkan perilaku Belanja Bijak, yakni berbelanja sesuai kebutuhan, tidak berlebihan, dan mengutamakan produk dalam negeri.

“Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap peredaran uang palsu dengan menerapkan prinsip 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta menanamkan semangat Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa,” ucapnya.

Melalui sinergi dengan perbankan dan lembaga terkait, Ia menegaskan bahwa BI berkomitmen menjaga stabilitas sistem pembayaran dan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi wilayah Jawa Timur tetap solid di tengah momentum hari raya.(ris/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pertemuan Perdana BoP, Trump Apresiasi Rencana Indonesia Kirim TNI ke Gaza
• 11 jam lalusuara.com
thumb
Mengapa Polisi Tak Kunjung Tetapkan Tersangka Kasus Perdagangan Orang di Sikka?
• 8 jam lalukompas.id
thumb
Mendag Klaim Kebijakan Impor AS Tarif Nol Persen Tidak Ganggu Industri Nasional
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Viral Banyak Bendera Asing Berkibar di Pantai Bali, Sudah Sering Diingatkan
• 3 jam laludetik.com
thumb
Revitalisasi Taman Semanggi Dimulai, Pramono Target Rampung Jelang HUT ke-500 Jakarta
• 4 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.