Grid.ID - Bulan Ramadan menjadi momen refleksi dan pembenahan diri bagi banyak orang, tak terkecuali bagi presenter dan pengusaha ternama, Ruben Onsu. Di tengah kesibukan dunia hiburan yang selama ini melekat pada dirinya, Ruben mengambil sebuah keputusan besar dengan secara sadar mengurangi aktivitas pekerjaan demi bisa lebih fokus menjalani ibadah serta menjaga hubungan silaturahmi dengan orang-orang terdekat.
Keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Ruben mengungkapkan bahwa selama ini padatnya jadwal pekerjaan kerap membuatnya harus mengorbankan waktu bersama keluarga maupun sahabat. Oleh karena itu, Ramadan tahun ini ia jadikan sebagai momentum untuk memperlambat ritme kerja dan memberi ruang lebih luas bagi kehidupan spiritualnya.
“Untungnya kalau pekerjaan memang aku yang cukup batasi,” ujar Ruben saat ditemui di kawasan Depok pada Rabu (18/2/2026).
Ia menegaskan bahwa pembatasan ini dilakukan dengan penuh kesadaran dan perencanaan matang, bukan keputusan mendadak.
Dengan mengurangi pekerjaan, Ruben berharap dapat memiliki waktu yang lebih longgar untuk memenuhi undangan dari teman-teman dan sahabat, khususnya undangan buka puasa bersama yang menurutnya memiliki makna tersendiri. “Supaya bisa dapat yang gini-gini, kalau ada undangan teman, sahabat, kita bisa datang,” jelasnya.
Ruben pun berkaca dari pengalaman di tahun-tahun sebelumnya. Kesibukan syuting dan berbagai proyek sering kali membuatnya terpaksa absen dari acara-acara penting, meskipun undangan tersebut datang dari orang-orang terdekat.
"Kalau yang lalu-lalu, kita sering nggak bisa datang karena kerja, ada ini, ada itu,” kenangnya.
Kini, Ruben menyadari bahwa momen kebersamaan di bulan Ramadan, terutama saat berbuka puasa, bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana mempererat hubungan sosial dan emosional.
"Ternyata silaturahmi ketika lagi buka puasa itu penting banget,” ungkapnya dengan nada reflektif.
Meski demikian, bukan berarti Ruben sepenuhnya meninggalkan dunia pekerjaan. Ia masih menjalani beberapa aktivitas profesional, namun semuanya merupakan proyek yang telah direncanakan jauh hari sebelumnya.
"Yang sudah direncanakan dari enam bulan lalu,” tuturnya.
Menariknya, langkah Ruben ini sejalan dengan keinginan sahabat dekatnya, Ivan Gunawan. Keduanya memiliki visi yang sama untuk menjadikan bulan suci sebagai waktu memperdalam ibadah dan memperbaiki hubungan dengan sesama. Kesamaan pandangan tersebut semakin menguatkan tekad Ruben untuk konsisten dengan pilihannya.(*)
Artikel Asli




