SAM Air perkuat konektivitas wilayah 3T lewat tiga armada baru

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Yasa Artha Trimanunggal sebagai holding PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM Air) membeli tiga armada pesawat baru di Singapura guna memperkuat misi kemanusiaan dan konektivitas udara di wilayah pelosok tertinggal, terdepan, terluar (3T) di Indonesia.

Direktur Utama SAM Air Yenna Yuniana mengatakan pembelian itu dilakukan untuk memperkuat jajaran armada operasional SAM Air, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan misi penanggulangan bencana dan penyelamatan korban bencana

"Serta memperluas konektivitas udara di wilayah pelosok Indonesia," kata Yenna dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

PT Yasa Artha Trimanunggal, induk perusahaan PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM Air) secara resmi mengumumkan pembelian tiga unit armada udara baru dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Singapura.

Langkah strategis itu mencakup pembelian satu unit helikopter Bell 505 Jet Ranger X dari Bell Flight serta dua unit pesawat Cessna 208 Caravan dari Textron Aviation.

Yenna menyatakan penambahan armada melalui perusahaan induk itu merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkokoh posisi SAM Air sebagai mitra utama pemerintah dalam misi kemanusiaan.

Lebih lanjut dia menuturkan pembelian armada baru itu sebagai bukti nyata komitmen PT Yasa Artha Trimanunggal dalam mendukung operasional SAM Air.

"Dengan hadirnya Bell 505 dan dua unit Cessna 208 Caravan, kami siap memberikan kontribusi lebih besar dalam misi penyelamatan, memastikan bantuan sampai tepat waktu kepada masyarakat di mana pun mereka berada,” ujar Yenna.

Kekuatan baru armada SAM Air, pertama Helikopter Bell 505 Jet Ranger X, spesialis tanggap darurat. Helikopter itu dipilih karena performanya yang lincah dan sangat efektif untuk fase tanggap darurat bencana.

Armada itu disebut memiliki aksesibilitas tinggi, yang mana mampu menjangkau wilayah terpencil seperti pegunungan, pulau terluar, atau kawasan yang terisolasi akibat bencana alam.

"Kecepatan respons, mempercepat evakuasi medis darurat (medevac), pengiriman bantuan logistik ringan, dan mobilisasi tim asesmen secara efisien," jelasnya.

Kemudian pemantauan udara dilengkapi teknologi avionik modern untuk memetakan kerusakan wilayah secara akurat dari udara.

Sementara untuk dua unit Cessna 208 Caravan dinilai memiliki spesifikasi tangguh di jalur perintis.

Pesawat dari Textron Aviation itu akan menjadi tulang punggung layanan logistik dan mobilitas masyarakat di wilayah 3T. Lalu sangat andal untuk mendarat di landasan pacu yang pendek atau belum beraspal (tanah/rumput).

Armada itu juga memiliki ruang kabin luas yang mudah dikonfigurasi untuk mengangkut bantuan logistik dalam jumlah besar maupun penumpang.

"Integrasi ketiga armada baru ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas SAM Air dalam menjalankan mandat kemanusiaan," imbuhnya.

Ia juga menegaskan kecepatan dalam menyelamatkan nyawa serta ketepatan penyaluran bantuan menjadi prioritas utama perusahaan dalam mendukung ketahanan nasional terhadap bencana.



Baca juga: AirAsia sebut Indonesia jadi pasar andalan di rute internasional

Baca juga: Garuda Indonesia siapkan 15 armada untuk terbangkan 102.502 calhaj

Baca juga: Citilink buka rute penerbangan baru Surabaya dengan Palangkaraya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Proliga 2026, Putri: Bungkam Bandung BJB Tandamata Lewat Duel Empat Set, Peluang Popsivo ke Final Four Terbuka Lebar
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Benarkah Masturbasi di Siang Hari Membatalkan Puasa? Simak Penjelasan Ulama Berikut Ini
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pedagang nasi di Banjarmasin raup Rp1 juta per hari setelah ikut BMD
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Jadwal Rilis Smartwatch Huawei Band 11 Series, Berikut Bocoran Spesifikasinya
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Rekomendasi dan Target Harga Saham Terbaru untuk Saham AMMN (Amman Mineral)
• 22 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.