Iran Siap Merespons Tegas Setiap Agresi Militer: AS Harus Tanggung Jawab!

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Iran merespons ancaman militer Amerika Serikat (AS) yang akan menyerang Teheran pada akhir pekan ini.  Perwakilan tetap Iran untuk PBB memperingatkan bahwa Iran akan membalas dengan "tegas dan proporsional" setiap agresi militer, dan menekankan bahwa AS akan memikul "tanggung jawab penuh dan langsung" atas konsekuensinya.

"Republik Islam Iran telah berulang kali menyatakan di tingkat tertinggi bahwa mereka tidak mencari ketegangan atau perang dan tidak akan memulai perang apa pun," kata surat yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan kepresidenan Dewan Keamanan PBB tersebut dilansir Anadolu, Jumat, 20 Februari 2026.

Baca Juga :
IHSG Ditutup Turun di Tengah Tensi AS-Iran, Cek 3 Saham Kinclong di LQ45
Bursa Asia Lesu Susul Koreksi Tajam di Wall Street Imbas Meningkatkan Ketegangan AS-Iran

Diketahui, gugus tempur Amerika Serikat di Timur Tengah dikabarkan telah bersiaga untuk kemungkinan menyerang Iran mulai Sabtu akhir pekan ini, demikian laporan media siaran CBS News. Meski demikian, siaran tersebut melaporkan bahwa Presiden Donald Trump belum memutuskan apakah dilakukan serangan atau tidak. 

"Namun, jika Iran menjadi sasaran agresi militer, kami akan menanggapi secara tegas dan proporsional dalam menjalankan haknya untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa," tambah surat tersebut

Perwakilan Iran tersebut memperingatkan bahwa "semua pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di kawasan itu akan menjadi sasaran yang sah dalam konteks respons defensif Iran," menekankan bahwa "Amerika Serikat akan memikul tanggung jawab penuh dan langsung atas konsekuensi yang tidak terduga dan tidak terkendali."

Surat tersebut mengutip unggahan media sosial Presiden AS Donald Trump pada 18 Februari yang dianggap sebagai "ancaman publik eksplisit penggunaan kekuatan" terhadap Iran, merujuk pada potensi penggunaan fasilitas militer di Diego Garcia dan pangkalan RAF Fairford di Inggris.

Iran mendesak tindakan segera oleh PBB melalui surat itu, dengan mengatakan: "Dewan Keamanan dan Sekretaris Jenderal harus bertindak tanpa penundaan, sebelum terlambat."

Iran menggambarkan ancaman AS sebagai sinyal "risiko nyata agresi militer, yang dampaknya akan membawa malapetaka bagi kawasan dan merupakan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan internasional."

Menekankan kembali komitmennya pada jalur diplomasi, misi Iran di PBB menyatakan dukungan penuh terhadap tujuan dan prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa serta solusi diplomatik, dan menegaskan telah terlibat secara konstruktif, serius, dan beritikad baik dalam perundingan nuklir dengan Pemerintah Amerika Serikat.

Baca Juga :
Trump Gelontorkan Rp162 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza Via BoP, Setara Anggaran 14 Hari Perang
Trump: Suatu Hari Nanti, Board of Peace Akan Mengawasi PBB
Di Depan Prabowo, Trump Puji Rencana Indonesia Kirim Pasukan TNI ke Gaza

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMW Siapkan Mobil SUV Off‑Road Performa Tinggi, Tantang G‑Wagen dan Defender
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Jadwal Buka Puasa Wilayah Semarang Hari Ini 20 Februari
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pantes Utang Kereta Cepat Belum Dibayar Pakai APBN, Purbaya Bilang Begini
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Prabowo Kantongi Komitmen Investasi 38,4 Miliar Dolar AS dari Forum Bisnis RI-AS
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Pastikan Distribusi Bahan Pokok Lancar, IPC TPK Tambah Alat Berat di Tanjung Priok
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.