Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah bayang-bayang musim 2025 yang tidak konsisten, Francesco Bagnaia justru memasuki MotoGP 2026 dengan aura berbeda.
Alih-alih meragukannya, manajemen Ducati melihat tanda-tanda kebangkitan dari juara dunia dua kali tersebut.
- Instagram/Francesco Bagnaia
Musim lalu memang bukan periode mudah bagi Bagnaia. Adaptasinya dengan Ducati GP25 tak berjalan mulus.
Ia hanya meraih dua kemenangan grand prix dan mengakhiri musim di posisi kelima klasemen.
Situasi makin kontras karena rekan setimnya, Marc Marquez, tampil dominan dan menyabet gelar dunia ketujuh dengan motor yang sama.
Namun, memasuki musim baru, bos Ducati di MotoGP, Davide Tardozzi, melihat perubahan signifikan dalam diri Bagnaia.
"Pada awal tahun, ketika dia kembali dari libur musim dingin, saya menemukan Pecco yang benar-benar berbeda, dengan mentalitas yang berbeda," ujar Tardozzi kepada situs resmi MotoGP.
"Mengingatkan pada versi 2024," kata Tardozzi menambahkan.
Pernyataan itu bukan tanpa dasar. Tardozzi mengungkapkan bahwa komunikasi intens antara manajemen dan Bagnaia—termasuk dengan Gigi Dall’Igna—membantu memulihkan kepercayaan dirinya.
"Jadi, saya pikir Pecco akan menjadi rival yang sangat sulit dikalahkan pada balapan-balapan mendatang," ucapnya.
"Dia orang yang sangat cerdas, jadi kami banyak berdiskusi dengannya, khususnya dengan Gigi (Dall'Igna), dan saya pikir sejak tes Valencia, dia sudah mendapatkan kembali sikap mental yang tepat."
"Kami sangat senang; kami tahu kami memiliki Pecco yang sangat kompetitif."
Salah satu problem utama Bagnaia pada 2025 adalah minimnya rasa percaya diri pada bagian depan GP25.
Namun, saat menjajal prototipe awal GP26 dalam tes Valencia November lalu, ia mulai menemukan kembali feeling yang sempat hilang.
Perkembangan itu berlanjut di tes pramusim Sepang, termasuk lewat simulasi sprint yang cukup menjanjikan.
Meski optimisme mulai tumbuh, masa depan Bagnaia di Ducati belum sepenuhnya aman. Isu mengenai potensi duet Marquez dengan Pedro Acosta pada 2027 terus berhembus.
Situasi itu memicu spekulasi bahwa Bagnaia bisa saja membuka lembaran baru dalam kariernya dengan nama seperti Marco Bezzecchi dan Aprilia turut dikaitkan, mengingat kedekatan mereka di VR46 Academy.



