Pantau - Pemerintah Prancis menyatakan tidak ada mandat bagi Komisi Eropa untuk menghadiri pertemuan bertajuk Dewan Perdamaian yang digelar oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Prancis Mengaku TerkejutPemerintah Prancis pada Kamis, 19 Februari, menyampaikan keterkejutannya atas laporan bahwa Komisi Eropa menghadiri pertemuan tersebut di Washington.
Dalam konferensi pers rutin, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Prancis Pascal Confavreux mengatakan bahwa Prancis "terkejut." atas laporan kehadiran Komisi Eropa dalam forum itu.
Ia menegaskan bahwa Komisi Eropa "tidak memiliki mandat dari Dewan Eropa untuk menghadiri dan berpartisipasi dalam pertemuan ini."
Confavreux menjelaskan bahwa Dewan Perdamaian seharusnya berfokus pada situasi di Gaza sesuai tujuan awal pembentukannya.
Ia menambahkan bahwa Prancis akan menahan diri untuk berpartisipasi selama masih terdapat ketidakjelasan mengenai mandat serta cakupan kewenangan dewan tersebut.
Menurutnya, Komisi Eropa diharapkan memberikan klarifikasi mengenai keterlibatannya setelah kembali dari pertemuan tersebut.
Pertemuan Digelar di WashingtonBerdasarkan laporan media Amerika Serikat, Donald Trump menggelar pertemuan perdana Dewan Perdamaian itu di Washington pada Kamis.
Trump sebelumnya meresmikan pembentukan dewan tersebut pada 22 Januari melalui upacara penandatanganan piagam.
Upacara itu digelar di sela-sela Forum Ekonomi Dunia World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.
Sejumlah negara besar serta sekutu lama Amerika Serikat dilaporkan menolak untuk bergabung dalam inisiatif Dewan Perdamaian tersebut.




