Arahan Prabowo, Kapolri Bentuk Satgas ASRI: Irjen Kalingga Rendra jadi Ketua

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) ASRI Polri dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

Langkah ini untuk mendukung dan memastikan program Presiden Prabowo Subianto berjalan konsisten dan berkelanjutan di seluruh jajaran, mulai tingkat Mabes hingga Polsek.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 pada 2 Februari 2026. Direktif itu ditujukan kepada seluruh satuan kerja Polri, dari Polsek, Polres, Polresta, Polrestabes, Polda, hingga Mabes Polri.

Kapolri menunjuk Irjen Kalingga Rendra Raharja selaku Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Polri sebagai Ketua Satgas ASRI Polri. Satgas ini bertugas mengoordinasikan, mengendalikan, serta mengawasi pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI agar berjalan efektif dan seragam di seluruh satuan kewilayahan.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menegaskan gerakan ini bukan sekadar kegiatan kebersihan, melainkan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tertib dan profesional.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berkewajiban memberi contoh. Lingkungan kerja yang aman, sehat, bersih, dan indah mencerminkan kedisiplinan serta kesungguhan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kadivhumas.

Empat Fokus Gerakan ASRI

Gerakan Indonesia ASRI di lingkungan Polri mencakup empat fokus utama:

Aman: keamanan lingkungan dan ketertiban ruang publik

Sehat: kualitas lingkungan yang mendukung kesehatan

Resik: kebersihan dan pengelolaan lingkungan terintegrasi

Indah: estetika dan kenyamanan ruang publik

Pelaksanaannya berlandaskan sejumlah regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri serta berbagai peraturan dan arahan strategis lainnya.

Satu Jam Awal Resik hingga Korve Mako

Sebagai implementasi konkret, Polri mewajibkan kegiatan “Satu Jam Awal Resik” setiap hari kerja. Selama satu jam sebelum tugas operasional dimulai, seluruh personel membersihkan dan menata ruang kerja masing-masing.

Selain itu, dilakukan “Korve Mako Terpadu” secara mingguan yang menyasar kebersihan halaman kantor, perumahan dinas, drainase, hingga penataan instalasi kabel.

Polri juga menggelar kegiatan bulanan “Polri Peduli Lingkungan” dengan membersihkan fasilitas umum seperti taman, rumah ibadah, dan ruang publik. Kegiatan ini melibatkan tokoh masyarakat dan warga sebagai bagian dari penguatan kemitraan.

Untuk mendukung kampanye, Polri melakukan branding Gerakan ASRI melalui media digital, seperti media sosial dan videotron, tanpa mencetak materi fisik.

Kadivhumas menegaskan, pelaksanaan gerakan ini akan dimonitor dan dievaluasi secara berjenjang.

“Gerakan Nasional Indonesia ASRI di lingkungan Polri merupakan langkah nyata mendukung program pemerintah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui keteladanan, kedisiplinan, dan pelayanan yang humanis,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Akui Menyesal, Inara Rusli Sampaikan Permintaan Terbuka ke Wardatina Mawa
• 12 jam lalucumicumi.com
thumb
Inflasi Jepang Turun pada Awal 2026 Berkat Subsidi Energi
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Kata Warga Sekitar soal Rumah Mewah di Surabaya Digeledah Bareskrim Terkait TPPU
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Sempat Kena PHP Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Jairo Riedewald Kini Menggila di Inggris, John Herdman Tertarik?
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Impor Energi USD15 Miliar dari Amerika, Pertamina Kedepankan Transparansi
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.