Persija Jakarta Vs PSM Masih 1-1: Gol Perdana Sheriddin Boboev dan Rizky Eka Paksa Jordi Amat Cs Kerja Keras

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA — Malam di Jakarta International Stadium kembali memantulkan denyut yang tak biasa. Di tribun yang berdiri rapat dengan lapangan, suara suporter seperti ombak yang tak pernah benar-benar surut. Ketika Persija Jakarta menjamu PSM Makassar pada pekan ke-22 Super League musim ini, laga bukan sekadar perburuan tiga poin. Ia menjelma menjadi pertarungan harga diri, momentum, dan pembuktian pemain-pemain yang tengah mencari makna.

Skor sementara 1-1 menutup babak pertama dengan tensi tinggi. Gol perdana Sheriddin Boboev untuk PSM menjadi penanda bahwa laga ini jauh dari kata mudah bagi tuan rumah. Macan Kemayoran yang tampil tanpa Rizky Ridho Ramadhani karena akumulasi kartu dan tanpa Paulo Ricardo akibat cedera, tetap membuka pertandingan dengan penuh percaya diri.

Sepuluh menit awal menjadi milik Persija. Tempo ditekan sejak garis pertahanan PSM. Bola dialirkan cepat dari kaki ke kaki, memaksa lini tengah Juku Eja bekerja lebih keras dari biasanya. PSM terlihat belum sepenuhnya cair. Umpan-umpan pendek beberapa kali salah alamat, memberi ruang bagi tuan rumah untuk terus menekan.

Namun perlahan PSM menemukan ritmenya. Pada menit ke-15, Rizky Eka Pratama mengirimkan umpan silang dari sisi kiri. Bola melengkung menuju kotak penalti dan disambut sepakan voli Alex Tanque. Eksekusinya keras, tetapi belum cukup presisi untuk menggetarkan jala. Momen itu menjadi isyarat bahwa PSM tidak datang hanya untuk bertahan.

Memasuki pertengahan babak pertama, Persija kembali mengambil alih kendali. Serangan dibangun dengan sabar, memanfaatkan lebar lapangan. Pada menit ke-30, kerja sama itu berbuah hasil. Umpan matang dari Allano disambut sundulan tajam Alaaeddine Ajaraie. Bola meluncur menembus pertahanan dan mengubah skor menjadi 1-0. Stadion bergemuruh. Persija seperti menemukan jalur yang mereka cari.

Lima menit berselang, ancaman kembali datang. Allano yang lepas dari kawalan menerima umpan silang Ajaraie dan melepaskan sontekan jarak dekat. Namun refleks Muhammad Reza Arya Pratama di bawah mistar PSM menyelamatkan tim tamu dari kebobolan kedua. Tepisannya menjaga jarak tetap satu gol, sekaligus menjaga harapan.

Justru di tengah tekanan itulah PSM menemukan jawabannya. Menit ke-38 menjadi titik balik babak pertama. Rizky Eka melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti. Bola yang meluncur deras gagal ditangkap sempurna oleh Andritany Ardhiyasa. Si kulit bundar terlepas sejenak, cukup lama untuk disambar oleh Sheriddin Boboev yang berdiri di posisi tepat. Sentuhan cepatnya mengubah arah bola dan menggetarkan gawang Persija.

Gol itu bukan hanya penyama kedudukan. Ia adalah pernyataan. Boboev yang baru bergabung dengan PSM mencetak gol perdananya di panggung besar, di stadion yang penuh tekanan. Selebrasinya sederhana, tetapi maknanya dalam. Ia seperti mengatakan bahwa PSM masih memiliki nyali.

Di balik gol tersebut, ada peran besar Rizky Eka. Sepanjang babak pertama, winger muda itu tampil impresif. Kecepatan dan keberaniannya menusuk dari sisi kiri membuat lini belakang Persija bekerja tanpa jeda. Bahkan Jordi Amat dipaksa keluar dari zona nyaman untuk mengantisipasi pergerakannya. Beberapa kali duel satu lawan satu memperlihatkan betapa Rizky Eka mampu menciptakan ruang dari situasi sempit.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, terlihat beberapa kali memberi instruksi dari tepi lapangan. Ia menyadari bahwa keseimbangan timnya terganggu setelah gol penyama. Sementara di bangku PSM, Tomas Trucha berdiri dengan gestur tenang, seolah yakin rencana permainannya mulai menemukan bentuk.

Skor 1-1 membuat babak kedua terbuka lebar. Persija memiliki ambisi besar untuk terus menempel papan atas klasemen dan menjaga jarak dengan Persib Bandung. PSM, di sisi lain, datang dengan misi membalikkan tren tandang yang tak selalu ramah bagi mereka.

Di atas rumput JIS, pertandingan kini berubah menjadi adu kesabaran dan kecermatan. Setiap sentuhan menjadi penting. Setiap kesalahan bisa berujung petaka. Gol Boboev membuktikan bahwa satu momen kecil dapat mengubah arah cerita.

Malam masih panjang. Sorotan lampu stadion belum redup. Di antara riuh rendah suporter dan instruksi dari bangku cadangan, laga ini menunggu siapa yang sanggup menjaga konsentrasi hingga akhir. Untuk sementara, skor imbang 1-1 memaksa Jordi Amat dan kawan-kawan bekerja lebih keras dari yang mereka bayang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Pembalap MotoGP 2026, Ada 2 Wajah Baru!
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Buntut Kasus Belvin Tannadi, OJK Bidik 32 Influencer Nakal Goreng Saham
• 49 menit lalubisnis.com
thumb
Ini Cara Khatam Al-Quran dalam 30 Hari Bulan Ramadan dan Manfaatnya
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Bantah Terima Gratifikasi, Menag Nasaruddin Umar Ungkap Alasan Pakai Jet Pribadi ke Takalar
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Wajah Baru Trotoar Pondok Gede, Kini Lebih Lebar dan Tertata
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.